Showing posts with label nabi. Show all posts
Showing posts with label nabi. Show all posts

Friday, 16 June 2017

Hadits -Hadits di bulan Ramadhan

Hadits-Hadits di Bulan Ramadhan

      Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah pada junjungan kita Nabi Muhammad (SAW), keluarga, sahabat serta para pengikutnya yang baik hingga hari Kiamat, Amma ba'du:

      Para pembaca yang dirahmati Allah, bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia, yang kedatangannya ditunggu-tunggu oleh setiap muslim karena untuk mendapatkan keutamaan-keutamaannya. Banyak sekali hadits shahih yang menjelaskan keutamaan dan kemuliaan bulan Ramadhan sehingga para pendahulu kita dari orang-orang yang shalih sangat bersungguh-sungguh untuk menggapainya. Namun, sayangnya, dari sekian banyak hadits shahih yang dapat memacu semangat kita beribadah di bulan Ramadhan, masih ada hadits-hadits lemah bahkan palsu di seputar Ramadhan yang tersebar oleh para penceramah dan khatib. Maka sebagai bentuk nasihat untuk kita semua maka ketahuilah bahwa hadits-hadits yang shahih sudah cukup menyibukkan diri kita dari mencari yang hadits-hadits lemah. Al Imam Abdullah bin Mubarak mengatakan: “(Menyebutkan) hadits shahih itu menyibukkan (diri) dari yang dha'if-nya."

      Boleh jadi munculnya hadits-hadits lemah dan palsu ada yang karena niat baik agar manusia bersemangat dalam ibadah, sebagaimana juga terkadang makna hadits yang lemah tersebut benar. Namun, tetap kita tidak boleh menisbahkan suatu perkataan sebagai hadits Nabi kecuali bila benar-benar shahih / valid dari Nabi (SAW), karena Rasulullah bersabda:  “Barang siapa berdusta atasku dengan sengaja maka siapkan tempat duduknya di neraka."


Hadits-hadits lemah dan palsu di bulan Ramadhan

     Sidang pembaca yang dirahmati Allah, banyak sekali hadits~hadits lemah palsu berkaitan dengan Ramadhan. Namun, penulis sebutkan yang marak tersebar saat penulis sendiri mendengarnya langsung di beberapa khotbah Jum'at. 

1. Hadits awal Ramadhan adalah rahmat.
 "Awal bulan Ramadhan itu adalah rahmat. tengahnya adalah maghfirah (ampunan) dan akhirnya merupakan pembebasan dari api neraka."
(HR. lbnu Abi Dunya, lbnu Asakir, Dailami. dan lain-lain lewat jalur periwayatan Abu Hurairah)

Derajat hadits: Dha'lijlddan (sangat laman). 
Silakan lihat kitab Dha'if jami'is Shaghir. no. 2134 dan Faidhul Qadir. no. 2315.

2. Hadits tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah.
 Tidurnya orang yang sedang berpuasa itu ibadah, diamnya merupakan tasbih, amal perbuatannya (akan dibalas) dengan berlipat ganda, doanya mustajab, dan dosanya diampuni."
(HR. Al-Baihaqi dalam Syu'abul Iman dan lain-lain dari jalur periwayatan Abdullah bin Abi Aufa)

Derajat hadits: Maudhu' (palsu).

Karena dalam sanadnya terdapat seorang perawi yang bernama Sulaiman bin Amr an-Nakha'i. seorang pendusta. (Lihat takhrijnya dalam kitab Silsilah Hadits Dha'ifah. no. 4696)

Di antara dampak negatif dari hadits ini adalah menjadikan sebagian orang malas dan banyak tidur di bulan puasa dengan alasan hadits ini. Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin pernah ditanya tentang seorang yang ketika bulan puasa, dia tidur sepanjang hari, bagaimana hukumnya? Dan bagaimana juga kalau dia bangun untuk melakukan kewajiban lalu tidur lagi?!

Beliau menjawab: Pertanyaan ini mengandung dua permasalahan. Pertama, orang yang tidur seharian dan tidak bangun sama sekali. tidak ragu lagi bahwa ia telah bermaksiat kepada Allah dengan meninggalkan shalat' maka hendaknya ia bertaubat kepada Allah dan menjalankan shalat tepat pada waktunya.

Kedua, orang yang tidur tetapi bangun mengerjakan shalat secara berjama'ah kemudian tidur lagi dan seterusnya. hukum orang ini tidak berdosa, hanya saja luput darinya kebaikan yang banyak, sebab orang yang berpuasa hendaknya menyibukkan dirinya dengan shalat, dzikir, do'a, membaca al-Qur'an, dan sebagainya sehingga mengumpulkan beraneka macam ibadah pada dirinya.

Maka nasihatku kepada orang ini agar tidak menghabiskan waktunya dengan banyak tidur, tetapi hendaknya bersemangat dalam ibadah. 
(Majmu' Fatawa wa Rasa'il lbnu 'Utsaimin (19:170-171. secara ringkas-dinukil dari koreksi Hadits-Hadits Dhoif Populer)

3. Hadits berpuasalah niscaya engkau sehat
 “Berpuasalah kalian niscaya kalian sehat."

Diriwayatkan oleh Ibnu Adi dalam al-Kamil (7:2521) dari jalan Nahsyal bin Sa`id dari adh-Dhahak dari Ibnu Abbas.

Derajat hadits: Dha'ifjiddan (lemah sekail). 

Karena terdapat perawi yang yang bernama Nahsyal dan dia adalah rawi yang matruk (ditinggalkan) dan suka berdusta. Ishaq ibn Rahawaih berkata: (Dia) pendusta. (Lihat Silsilah Hadits Dha'ifah no. 253)

Hadits ini maknanya benar bahwa puasa dapat menyehatkan badan dan badan dan dapat mengusir beberapa penyakit yang berbahaya bagi manusia. Syaikh al-Albani pernah bercerita, "Pada akhir tahun 1379 H (sekitar 1960 M. Red), saya pernah melaparkan diri selama 40 hari berturut-turut, saya tidak pernah merasakan makanan sedikit pun. saya hanya minum air saja. Semua itu saya lakukan untuk pengobatan dari sebagian penyakit, akhirnya saya diberi kesembuhan dari sebagian penyakit, padahal sebelumnya saya telah berobat kepada sebagian dokter selama 10 tahun lamanya, tanpa ada
hasil yang tampak jelas." (Silsilah Hadits Dha'ifah 1:419) `

4. Doa buka puasa 

  "Jika Nabi  berpuasa maka beliau berdoa. 'Ya Allah untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki-Mu aku berbuka, maka terimalah puasaku. sesungguhnya Engkau Maha mendengar lagi Maha mengetahui”

Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam Mu'jamul Kabir no. 12720, ad-Daruqutni dalam Sunan-nya no. 240, dan lbnu Sunni dalam 'Amalul Yaum wal lailah no. 474 dan' jalan Abdul Malik bm Harun bln Antharah dari lapaknya dari kakeknya dari Ibnu Abbas.

Derajat hadits: Dha'if jiddlan (lemah sekali). 

Karena rawi Abdul Malik bin Harun lemah sekali. Al Haitsami berkata: “Dalam hadits ini terdapat Abdul Malik ia seorang rawi yang lemah." (Lihat takhrij lengkapnya dalam lrwa'ul Ghalil no. 919)

Adapun doa berbuka puasa yang shahih dari Nabi adalah:

“Telah hilang rasa dahaga dan telah basah tenggorokan dan telah tetap pahala lnsyaallah." 
(HR. Abu Dawud no. 2357 dan lain lain dan dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam Irwa'ul Ghalil no. 920)

5. Keutamaan bulan Ramadhan

 ”Seandainya sekalian hamba mengetahui keutamaan bulan Ramadhan. niscaya mereka berangan-angan agar setiap tahun dijadikan  bulan seluruhnya"

Diriwayatkan oleh Ibnul Jauzi  dalam al Maudhu'at  (2:88-89) dari jalan Jarir bin Ayub al-Bajali dari Sya'bi dari Nafi' ibn Burdah dari Abu Mas'ud al Ghifari.

Derajat hadits (palsu). 

Karena rawi Jarir bin Ayub seorang pendusta yang masyhur. Abu Nu'aim berkata tentangnya, "Pemalsu hadits."

(Koreksi Hadits-Hadits Dhoif Populer no. 144)


Abu Haitsam Iqbal

---------
Sumber : Buletin Dakwah Islam Al Furqon (vol.5 No.4)

IBX5A6CA8B59E7E6

Saturday, 18 February 2017

Pemimpin yang Dinantikan

Pembangunan Gambaran Keberhasilan Kepemimpinan ?


Apakah benar pembangunan bisa jadi indikasi berhasilnya kepemimpinan seseorang ?

Sering, bahkan teramat sering kita mengira bahwa lajunya perkembangan suatu kota / negara bisa jadi
indikator keberhasilan atas kepemimpinan. Benarkah begitu ?

Coba anda bayangkan, jika ada tetangga kita memiliki rumah bertingkat, maka kita akan mengatakan bahwa dia seorang yang sukses. Jika ada tetangga kita memiliki mobil banyak maka kita akan mengatakan dia orang yang sukses. Apalagi jika memiliki uang banyak, maka dia dikatagorikan orang yang sukses. Benarkah begitu. Bisa benar bisa juga salah. Dikatakan benar, jika semua itu dilakukan dengan cara - cara yang benar dan sesuai aturan. Salah, jika itu semua didapat dengan cara yang menentang hukum.

Ambil contoh : KORUPTOR. Bukankah mereka memiliki rumah luas bertingkat, mobil mewah dan uang berlimpah?

Nah... bagaimana dengan pembangunan ?
Pesatnya pembangunan tidak bisa dijadikan barometer keberhasilan kepemimpinan seseorang.


Ambil contoh Raja Firaun. Dia adalah seorang pemimpin yang luar biasa, memiliki ketegasan dan keberanian luar biasa sehingga membawa peradaban mesir kuno menjadi salah satu peradaban terkemuka dalam sejarah dunia. Namun apakah masyarakat mesir saat itu memiliki pembangunan spiritual yang baik juga? Tentu saja tidak. Seperti kita ketahui semua, kemajuan pembangunan di kerajaan mesir membuat masyarakat mesir semakin angkuh dan sombong bahkan Firaun sendiri menobatkan dirinya sebagai Tuhan, hingga Allah mengutus nabi Musa kepadanya.

Contoh lainnya, Raja Babilonia. Dia adalah seorang raja yang hebat dalam kepemimpinan. Seperti juga Firaun, dia membawa peradaban babilon menjadi salah satu peradaban yang menakjubkan dalam sejarah manusia. Namun rakyat dan dirinya terjerumus dalam kekafiran.

contoh lainnya: Hitler, anda pasti sudah tahu apa yang dilakukan Hitler.


Nah, ternyata pesatnya pembangunan tidak bisa dijadikan tolak ukur keberhasilan kepemimpinan. Karena yang utama dalam pembangunan adalah pembangunan sektor spiritualnya dengan kata lain, pembangunan akhlak dan moral penduduknya.


Mari kita lihat kota Las Vegas di Amerika. Itu adalah kota yang sangat maju, bahkan lebih maju dari
pada Jakarta. Tapi apa yang ada di Las Vegas? Itu adalah kota judi terbesar di dunia. Miras dilegalkan, bahkan prostitusi juga marak disana. Tidak salah jika kota ini disebut sebagai SIN CITY (kota dosa).


Lihat juga kota - kota modern di negara - negara maju. Pembangunan yang tak seimbang dengan pembangunan akhlak dan agama masyarakatnya, membuat tempat itu menjadi tempat yang subur bagi kemaksiatan. Bahkan pernikahan sejenis pun dilegalkan. Prostitusi dianggap biasa.....dan miras jadi budaya.....



Lalu apa yang jadi tolak ukur pembangunan dan kepemimpinan sukses ?

Tuhan telah memberikan contoh terbaiknya melalui para nabi dan rasul. 

Lihatlah bagaimana nabi Sulaiman membangun kerajaannya dengan pondasi akhlak dan tahuid yang sangat kuat. Dia membangun kerajaan dengan membangun iman kepada Allah, sehingga kerajaan itu bukan saja besar tapi juga mendapat berkah dari Allah.
Lihat bagaimana Daud membangun akhlak masyarakat Yahudi dengan agama yang baik kepada Allah.
Lihat bagaimana Ibrahim dan Ismail membangun peradaban Mekah dengan dasar akhlak tauhid kepada Allah.
Lihat bagaimana nabi Muhammad membangun akhlak masyarakat arab dengan tauhid yang kuat pada Allah.
Dan mereka semua sudah teruji keberhasilannya.

Bahkan, lihatlah sila pertama Pancasila "Ketuhanan Yang Maha Esa", yaitu membangun akhlak yang benar kepada Allah yang Tunggal (Esa), sebelum membangun manusia yang adil dan beradab, sebelum mempersatukan manusia Indonesia dan lain-lain.

Sehingga yang penting dan utama dalam pembangunan adalah pembangunan mental akhlak yang baik kepada Allah, sebelum pembangunan fisiknya.

Sebagai penutup, perlu saya katakan bahwa begitu pentingnya memilih pemimpin yang bisa menjunjung tinggi hukum - hukum Allah, bukan pemimpin yang hanya patuh pada aturan partai apalagi pemimpin yang menghina Tuhan. Karena partai bukanlah agama, dan partai tidak bisa menjamin nasib kita kelak di akhirat.

Semoga penjelasan ini bisa membuka mata hati dan pikiran kita dalam memilih pemimpin.

Salam damai....
Assalamuallaikum ....
Februari 2017
-----------------------------------------------

Sunday, 21 February 2016

Sejarah suara Adzan



Asal Mula Kumandang Suara Adzan



Lihat videonya di : https://youtu.be/0-y49Y-N7D8

Saat Islam menyebar di tanah Arab, terutama Madinah, yang merupakan pusat penyebaran agama Islam pada masa-masa awalnya, dan ketika orang Islam masih sedikit jumlahnya, tidaklah sulit bagi mereka untuk berkumpul bersama-sama untuk menunaikan shalat berjamaah.

Tetapi hal itu tidak mudah lagi saat tiap orang memiliki ragam kesibukan masing masing. Kesibukan yang semakin tinggi itu tentu membuat setiap orang memiliki kelalaian untuk menunaikan ibadah sholat.


Dan jika hal ini terus menerus terjadi dan berulang-ulang, tentu bisa dipikirkan bagaimana jadinya para pemeluk Islam. Ini adalah masalah yang cukup rumit untuk segera dicarikan jalan keluarnya.

Pada masa itu memang belum ada cara yang tepat untuk memanggil orang shalat. Belum ada telepon, belum ada pengeras suara, belum ada email, belum ada listrik dan sebagainya.

Orang orang biasanya berkumpul di masjid sesuai waktu yang dimilikinya. Jika sudah terkumpul banyak orang, barulah sholat berjamaah dimulai.

Atas timbulnya dinamika pemikiran tersebut, maka timbul kebutuhan untuk mencari suatu cara agar dapat  menjadi cara untuk mengingatkan dan memanggil orang orang untuk datang ke masjid agar bisa sholat berjamaah tepat pada waktunya.

Ada banyak cara yang pernah diusulkan para sahabat Nabi. Ada sahabat yang menyarankan untuk
menggunakan nyala api yang ditempatkan di tempat yang tinggi agar terlihat oleh masyarakat yang letaknya jauh. Atau setidak-tidaknya asapnya bisa dilihat. Cara ini biasa dipakai oleh kaum majusi.


Ada juga yang menyarankan untuk membunyikan lonceng seperti orang nasrani.
Ada juga yang mengusulkan untuk membunyikan terompet seperti orang yahudi.

Pendeknya, ada banyak saran yang timbul. Cara cara itu memang cukup representatip, namun banyak juga para sahabat yang kurang setuju bahkan ada yang terang-terangan menolaknya. Alasannya sederhana saja.
Itu adalah cara-cara lama yang dipraktekkan oleh orang-orang Majusi, Yahudi dan Nasrani.

Rupanya para sahabat banyak yang khawatir imej yang timbul jika cara-cara kaum kafir digunakan. Maka disepakatilah untuk menggunakan cara yang lain.

Maka ada usul dari Umar , agar ditunjuk seseorang untuk memanggil kaum muslim untuk sholat saat masuk wantu shalat. Saran ini rupanya bisa diterima oleh semua orang. Rasulullah juga menyetujuinya. Cuma masalahnya bagaimana itu bisa dilakukan.

Abu Dawud mengisahkan Abdullah bin Zaid meriwayatkan, "Ketika cara memanggil kaum muslimin dimusyawarahkan, suatu malam dalam tidurku aku bermimpi. Aku melihat seseorang sedang menenteng sebuah lonceng. Aku dekati orang itu dan bertanya kepadanya, apakah ia hendak menjual lonceng itu. Jika benar, aku memintanya untuk menjual lonceng itu kepadaku saja. Orang tersebut malah bertanya, untuk apa. Aku menjawab bahwa dengan membunyikan lonceng itu kami bisa memanggil kaum muslim untuk datang menunaikan shalat. Orang itu berkata lagi, maukah kau kuajari cara yang lebih baik?. Dan aku menjawab, Iya. Lalu ia berkata lagi, tapi kali ini dengan suara yang amat keras. Allahu Akbar Allahu Akbar. Keesokan harinya aku bangun dan menemui Rasulullah. dan menceritakan perihal mimpi itu kepada beliau. Dan Rasulullah berkata bahwa itu adalah mimpi yang sebetulnya nyata. Berdirilah disamping Hilal dan ajarilah bagaimana mengucapkan kalimat itu. Dia harus mengumandangkan kalimat seperti itu dan dia memiliki suara yang amat lantang. Lalu akupun melakukan hal itu bersama Bilal.".

Rupanya mimpi serupa juga dialami oleh Umar. Ia juga menceritakan hal yang sama kepada Rasulullah. Rasulullah bersyukur kepada Allah atas anugrah semua ini.


Bacaan Adzan selengkapnya : 

"Allahu Akbar Allahu Akbar" artinya Allah Maha Besar 
"Allahu Akbar Allahu Akbar" 
"Asyhadu alla ilaha illallah" artinya Aku bersakti tiada Tuhan selain Allah
"Asyhadu alla ilaha illallah"
"Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah" artinya Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah
"Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah"
"Hayya 'alash sholah" artinya Mari menunaikan shalat
"Hayya 'alash sholah"
"Hayya 'alal falah" artinya Mari meraih kemenangan
"Hayya 'alal falah"
"Allahu Akbar Allahu Akbar" artinya Allah Maha Besar
"La ilaha illallah" artinya Tiada Tuhan selain Allah.

---------------




Mengapa sholat harus menghadap ka'bah ? :  https://youtu.be/NWG-UybxbsQ

Penginjil yang CINTA ISLAM, ALLAH dan RAsulullah : https://youtu.be/CT9uLrsKRv0

Daging biawak halal atau haram? : https://www.youtube.com/watch?v=sQjzyZ3y8-k

Indian Amerika ternyata Muslim ---: https://www.youtube.com/watch?v=PZFoRcOhYs4

Mengedarkan kotak amal jumat, bolehkah ? : https://www.youtube.com/watch?v=3k1E1JZbb4A

Yesus sembahyang menghadap kiblat : https://www.youtube.com/watch?v=qFU6a626l3U

Pemurtadan umat islam di malam tahun baru : https://www.youtube.com/watch?v=ZLAX6wHM81k

Promised Land untuk Arab atau Yahudi ? : https://www.youtube.com/watch?v=ahHHnhaQZhk

Apakah jilbab hanya untuk muslimah ? : https://www.youtube.com/watch?v=SalbBy7UIFE

Malam jumat angker ? : https://www.youtube.com/watch?v=J_RVOH0S15Y













Saturday, 6 February 2016

Penginjil yang CINTA ISLAM



MUALLAF mantan PENGINJIL

Lihat videonya di : https://youtu.be/CT9uLrsKRv0

Siapapun tak akan menduga perjalanan hidup di masa mendatang. Kita hidup di hari ini, dan sama sekali tak punya bayangan bagaimana masa depan akan kita jalani. Karena sejatinya, perjalanan hidup seseorang  memang merupakan rahasia Allah Ini yang saya yakini. Karena saya mengalami sendiri, betapa "ajaib"-nya cara Allah  memberikan hidayah kepada saya.

Saya adalah mantan penginjil yang sangat aktif. Bahkan pelayanan yang saya berikan bersifat interdenominasi antara Katolik, Protestan dan Kharismatik, dengan dibantu tim saya antara lain, Natashia Nikita (seorang penyanyi rohani Kristen).

Di masa lampau, saya sangat cinta Yesus sehingga saya rela memberikan seluruh harta, waktu, tenaga dan pikiran untuk melakukan kegiatan kristenisasi. Selain itu, saya juga melakukan berbagai ”pelayanan' Diantaranya adalah ”Pelayanan Pikul Salib” dan "Pelayanan Generasi Akhir Zaman Singa Yehuda.”

Intinya, apapun saya lakukan untuk agama Nasrani. Termasuk, mempelajari isi Al Qur'an sebagai cara untuk mencari titik-titik kelemahan islam. Upaya itu saya lakukan sekuat tenaga. Sungguh, ada semangat dalam dada agar saya bisa menemukan keburukan ajaran Islam, dan itu saya jadikan 'amunisi' sebagai bagian dari kecintaan saya terhadap agama Nasrani.

Di sinilah hidayah Allah  mulai turun. Semakin saya berupaya sekuat tenaga mencari cacatnya Islam, ternyata Allah malah memberikan petunjuk. Saya justru semakin larut dengan ajaran agama ini dan takjub dengan segala yang ada di dalamnya. Ajaran yang amat lurus. Memanusiakan manusia dan menempatkan diri kita agar bisa hidup dengan tenang, tanpa beban dan bahagia.

Ada lima hal yang bisa membuat hidup ringan, tanpa beban. Dan itu semua ada di dalam Islam. Kelimanya adalah :

Pertama, untuk beribadah kita tidak perlu bingung. Ibadah wajib waktunya sudah ditentukan 5 kali sehari. Kita tak perlu bingung milih-milih imamnya siapa, tidak ada perbedaan miskin dan kaya dalam masjid, semuanya sama-sama membentuk barisan yang rata. Miskin-kaya, tua-muda, jelek-ganteng, semua tak ada bedanya. Gerakannya sama, rukunnya sama, tak ada bedanya.

Kedua, adalah saat seseorang merasa  bingung dan kecewa, maka ada Al-Quran sebagai jawabannya.  Bacalah Al-Quran dan kita akan menemukan jawaban dari semua pertanyaan dalam hidup. Jadi jawabannya bukan dari manusia, melainkan langsung firman Allah, Tuhan yang menciptakan kita.

Ketiga, tatkala kita diberi kebahagiaan, maka Islam mengajarkan untuk bersyukur, supaya tidak berlebihan dalam bersikap. Bersyukur akan membuat kita tetap merasa jadi makhluk Allah  .Tidak sombong, tidak  merasa hebat dan sebagainya.

Keempat, apabila seorang muslim mendapatkan masalah, baik itu ringan maupun sangat berat, maka diajarkan untuk bersabar. lni sungguh ajaran yang luar biasa. Yang membuat kita tetap tegar dan tak
hilang arah meski didera musibah. Begitu kita mendapat masalah yang luar biasa, kita disuruh untuk bersabar. Ketahuilah, bahwa ujian itu rahmat Allah untuk mendewasakan kita dan untuk membuat kita lebih baik. Yakinlah selalu, bahwa kita diuji untukjadi lebih baik dari hari ke hari.

Kelima, saya jadi tahu hidup ini harus bagaimana dan matinya mau ke mana. Semua itu jelas dalam Islam. Kalau berbuat baik, ujungnya kemana. Kalau berbuat keburukan, kita juga tahu akibat apa yang akan kita terima.

Hal-hal seputar indahnya Islam inilah yang membuat saya tertarik untuk bersyahadat. Mengakui keEsaan Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah.

Saya mengucapkan syahadat pada 28 Februari 2013 di sebuah masjid di Mojokerto. Ibunda saya turut menyaksikan tatkala syahadat terucap dari bibir saya. Beliau marah, melototin saya dan menentang. Sungguh, beliau amat marah. Tapi diam saja. Karena waktu itu kan banyak teman-teman beliau yang juga berada di Masjid itu.

Memang keyakinan yang saya anut Ini sempat membuat hubungan saya dan ibu merenggang. Namun, apapun itu, beliau adalah ibunda yang telah melahirkan dan membesarkan saya. Wajib hukumnya saya
berbuat baik dan berbakti pada beliau.

Alhamdulillah, sekarang hubungan kami baik. Namanya ibu-anak kan hubungan yang tak bisa dipisahkan. Sekarang saya bantu ibu kelola toko bangunan. Ini atas perintah ibunda. Beliau sudah beranjak senja, jadi  tak ada yang mengurus tokonya. Saya kelola toko sebaik mungkin, setiap bulan penghasilannya untuk ibu saya.

Pada awalnya, ketika memutuskan menjadi muallaf, saya menghadapi banyak ujian, cobaan, fitnah dan beragam kedzaliman. Apalagi, sebelumnya saya sangat aktif di dunia kristenisasi. Sejumlah pihak senantiasa berusaha menghancurkan hidup saya. Beberapa mengambil keuntungan pribadi, dan mencoba untuk merusak kebahagiaan keluarga.

Banyak sekali tantangan yang saya hadapi. Apapun itu, saya meyakini satu hal, bahwa Allah tak akan memberikan ujian melebihi kemampuan hamba-Nya. Ujian dan cobaan yang saya terima, harus dijalani dengan ikhlas, guna membuktikan iman dan ketaqwaan masing-masing.

Sungguh berat dan tidak mudah melewati masa-masa sulit itu.Tapi dari sanalah, saya belajar untuk tawakkal,
menyerahkan segala urusan hanya kepada Allah. Ujian itu juga membuat saya ”naik kelas” dan semakin dewasa dalam menyikapi problematika hidup.

Masing-masing muallaf tentu menghadapi cobaan yang beragam. Karena itulah, kami mewadahi para muallaf ini dalam komunitas ”Muallaf Center Indonesia (MCl)". Saya diamanahi sebagai Sekjen MCI.

Kita melakukan pendampingan, supaya advokasi sekaligus edukasi kepada para muallaf. Harapannya, supaya muallaf itu merasa tidak sendirian dalam menjalani hidup, dan bisa saling sharing supaya kita semakin mantap menjadi muslim yang kaffah.

(Al Mustaqim - 2016)
-----------------------------
Surat dari James - saudara Yesus :  http://youtu.be/wUSRftbApZ0
Apa itu Quran? :  https://youtu.be/uA7CcUpdcJU
KITAB PERJANJIAN TERAKHIR :  https://youtu.be/p06BCpr2YQY
Tes kepalsuan Al Quran : https://youtu.be/QS3uO2oVH0E
Sesaji halal atau haram? -- : https://www.youtube.com/watch?v=d7Uo0pvY62g
Pemurtadan umat islam di malam tahun baru : https://www.youtube.com/watch?v=ZLAX6wHM81k
Promised Land untuk Arab atau Yahudi ? : https://www.youtube.com/watch?v=ahHHnhaQZhk
Malam jumat angker ? : https://www.youtube.com/watch?v=J_RVOH0S15Y
Gelar HAJI ... bolehkah ?: https://www.youtube.com/watch?v=ccCrjnf8tfU
Syariat islam menguntungkan non muslim :https://www.youtube.com/watch?v=k7gpo9Ir_28
Nama Allah pada peta dunia : https://www.youtube.com/watch?v=bGUi2z7_eXw
Membuat SAPE dalam 8 menit : https://www.youtube.com/watch?v=qwF3A9Hq1AI



Miskin Karena Bersedekah ?



TAKUT MISKIN KARENA SEDEKAH ?

Lihat Videonya di : https://youtu.be/PMw0vvmuhM4

Manusia mempunyai sifat kikir dalam dirinya. Inilah yang kemudian menyebabkan manusia enggan meminjamkan hartanya di jalan Allah. Banyak di antara kita yang mempunyai harta kekayaan yang melimpah namun enggan untuk menyedekahkannya.

Banyak di antara manusia yang telah kaya raya dan enggan untuk menafkahkannya di jalan Alloh dengan alasan takut miskin.

 Inilah pula yang Allah firmankan dalam Al-Qur’an, "Apakah kamu takut (akan menjadi miskin) karena kamu memberikan sedekah sebelum (melakukan) pembicaraan dengan Rosul? Tetapi jika kamu tidak melakukannya dan Allah telah memberi ampun kepadamu, maka laksanakanlah shalat, dan tunaikanlah zakat serta taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya! Dan Allah Maha teliti apa yang kamu kerjakan."
(QS. Al Mujaadiiah 58:13)

Pada umumnya, mereka yang enggan bersedekah dikarenakan takut jika hartanya habis. Padahal itu adalah tipuan setan semata. Setan membuatnya merasa was-was jika hartanya diberikan dijalan Allah maka ia akan miskin.

Padahal kita sama-sama tahu bahwa Allah akan membalas harta yang kita keluarkan di jalan-Nya dengan berlipat ganda. Tapi banyak di antara kita yang tidak mau melaksanakannya. Hanya sedikit orang-orang yang mau menafkahkan hartanya di jalan Allah. Padahal, andai manusia tahu bahwa orang-orang yang  berada di dalam kubur kini sedang berteriak ingin kembali ke dunia untuk menafkahkan hartanya di jalan Allah.

Maka, manakah yang akan kita pilih?

Menyesal ketika sudah di alam kubur atau menyedekahkan harta di jalan Allah?.

Hanya diri kita yang bisa menjawab.


(Al Mustaqim 2016)
-----------------------------
Pemurtadan umat islam di malam tahun baru : https://www.youtube.com/watch?v=ZLAX6wHM81k
Injil Barnabas prediksi kedatangan Nabi Muhammad : https://www.youtube.com/watch?v=maYrfJyVwdI

Indian Amerika ternyata Muslim ---: https://www.youtube.com/watch?v=PZFoRcOhYs4
Rahasia gerakan sholat : https://www.youtube.com/watch?v=sv_s_5cZSZk
Misteri tsunami : https://www.youtube.com/watch?v=eirYgLA6JUQ
Misteri angka 11 ---: https://www.youtube.com/watch?v=PlkvanBkWnM
InsyaAllah juga diajarkan di Injil ---: https://www.youtube.com/watch?v=RW-GQKddGbw
Persamaan Nazi & Yahudi -- : https://www.youtube.com/watch?v=4DwxgC_ZpfQ



Sunday, 27 April 2014

Tipe Wanita seperti apakah anda ?

TIPE WANITA DALAM AL-QUR’AN


            Seperti halnya pakaian, kepribadian wanitapun memiliki beragam jenis dan corak. Kita diberi kebebasan untuk memilih tipe mana saja yang paling disukai. Namun perlu kita ingat, dalam setiap pilihan ada tanggung jawab yang harus dipikul.

         Oleh karena itu, agar tidak menyesal di kemudian hari,  Al Qur’an member tuntunan kepada setiap muslimah agar tidak salah dalam meilih kepribadian. Setidaknya ada 5 tipe wanita dalam Al Qur’an sebagai berikut :

Tipe pejuang : wanita tipe pejuang memiliki kepribadian kuat. Ia berani menanggung risiko apa pun saat keimanannya diusik dan kehormatannya dilecehkan. Tipe ini diwakili oleh Aisyah binti Muzahim, istri Fir’aun. Walau berada dalam cengkraman Fir’aun, Aisyah mampu menjaga aqidah dan harga dirinya sebagai seorang Muslimah. Aisyah lebih memilih istana di surge dari pada istana di dunia yang dijanjikan Fir’aun. Allah SWT mengabadikan doanya “Dan Allah menjadikan perempuan Fir’aun teladan bagi orang-orang beriman, dan ia berdoa: Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisiMu dalam surge dan selamatkanlah aku dari Fir;’aun dan perbuatannya dan selamatkan aku dari kauma yang zalim.”(QS. At-Tahriim:11)

Tipe wanita shalihah yang menjaga kesucian dirinya. Tipe ini diwakili Maryam binti Imran (bunda Maria). Hari harinya ia isi dengan ketaatan kepada Allah. Ia sangat konsisten menjaga kesucian dirinya. “Bagaimana aka nada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezinah!” demikian ungkap Maryam (QS. Maryam : 20). Demikianlah Allah mengabadikan namanya sebagai namanya sebagai  nama salah satu surat dalam Qur’an. Bunda Maaria pun diamanahi untuk mengasuh dan membesarkan kekasih Allah, Isa putra Maryam (Yesus) (QS. Maryam : 16-34). Allah SWT memuliakan Maryam bukan karena kecantikannya, namun kartena keshalihannya daan kesuciannya.

Tipe penghasut, tukang fitnah dan biang gossip. Tipe ini diwakili Hindun, Istri Abu Lahab. Al Qur’an menjulukinya sebagai “pembawa kayu bakar” alias penyebar fitnah. Dalam istilah sekarang, wanita penyiram bensin. “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya ia akan binasa. Demikian pula istrinya, pembawa kayu bakar yang di lehernya ada tali dan sabut.” (QS. AL-Lahab : 1-5). Bersama suaminya, Hindun bahu membahu menentang dakwah Rasulullah SAW, menyebar fitnah dan melakukan kezaliman. Isu yang awalnya biasa, menjadi luar biasa ketika diucapkan Hindun.

Tipe wanita penggoda. Tipe ini diperankan Zulaiakha saat menggoda Nabi Yusuf. (QS. Yusf : 23). Yusuf berkata,”Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukanku dengan baik. Sesungguhnya orang-orang yang zalim tiada akan beruntung”.

Tipe wanita penghianat dan ingkar terhadap suaminya. Allah SWT memuji wanita yang tidak taat kepada suaminya yang zalim, seperti yang dilakukan perempuan Fir’aun. Dalam QS. At Tahriim : 11. Namun pada saat bersamaan Allah pun mengecam perempuan yang berkhianat kepada suaminya yang salih. Istri nabi Nuh dan Nabi Luth mewakili tipe ini. Saat suaminya memperjuangkan kebenaran, mereka malah menjadi penghianat dakwah.

“Allah membuat istri Nuh dan istri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang salih di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua istri ini berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka  sedikitpun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya) : Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk(neraka).” (QS. AT-Tahriim : 10).

    Wanita yang dikisahkan Al Qur’an ini hidup ribuan tahun lalu. Namun karakteristik dan sifatnya tetap abadi hingga sekarang. Terserah kita mau pilih yang mana. Bila memilih tipe pertama dan kedua, maka kemuliaan yang kita dapatkan. Jika tipe terakhir , maka  kesengsaraanlah yang akan didapat.
“Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kamu ayat-ayat yang memberi  penerangan, dan contoh-contoh dari orang=orang yang terdahulu sebelum kamu dan pelajaran bagi orang-orang yang bertaqwa.” (QS. An-Nuur : 34)

Sumber : Omah Qur’an – Maret 2014

Wassalam. Semoga bermanfaat.

Tuesday, 8 April 2014

Komunis, Demokrasi atau Syariat?

Komunis, Demokrasi atau Syariat?

Mana pilihan anda ?

         Banyak sistem pemerintahan, sosial budaya yang dijalankan banyak negara saat ini. Kebanyakan sistem itu adalah hasil dari pemikiran para "intelektual" yang diyakini kebenarannya dan diyakini dapat dijalankan ditengah-tengah masyarakat.
Contohnya : Komunisme di Cina dan Rusia...Demokrasi di banyak negara Eropa, Amerika dan Asia

Tapi seberapa hebatkah sistem itu? Benarkah sistem itu sempurna?

Komunis atau komunisme dianggap monster atau wabah bahaya.
Apa sebenarnya komunis atau komunisme itu?
Yang jelas mereka itu penganut atheism, tidak percaya adanya Tuhan.
Tapi bukankah yang bukan komunis juga banyak yang tidak percaya adanya Tuhan?
Komunisme pernah populer terutama di era tahun 40 an sampai 60 puluhan.
Kenapa bisa populer kalau komunisme itu monster atau wabah?
Rontoknya negara-negara berhaluan sosialis komunis, membuktikan ideologi mereka itu tidak mampu bersaing dengan sistem pasar untuk mensejahterakan rakyatnya.

Apa itu Demokrasi?

Kata demokrasi berasal dari kata yunani kuno yang terdiri dari dua kata yaitu kata  “demokrasi” berasal dari dua kata, yaitu demos yang berarti rakyat,dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan, sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat,atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. 

Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warga negara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik. 

Hal ini menjadi wajar, sebab demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara. Karena dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat maka undang-undang diambil/diputuskan dengan suara terbanyak dari rakyat, masalahnya seberapa bijakkah masyarakatnya? Jika sekelompok masyarakat (yang mayoritas dan suara terbanyak) menghendaki bahwa minuman beralkohol boleh diperjual belikan, maka aturan itupun dijalankan. (lihat bagaimana pemerintah negara Amerika memberlakukan penjualan minuman keras dan daun ganja). Jadi jika masyarakatnya bermental bobrok...tatanan/aturan yang dijalankan juga...bobrok.

Bagaimana dengan Syariat?

Syariat berarti aturan dan undang-undang / ketentuan Allah yang berhubungan dengan mukallaf, baik dalam bentuk tuntutan (perintah,larangan dan bentuk materil lainnya), maupun sebab –sebab suatu tuntutan.(rukun, syarat dan bentuk aturan formal lainnya). Sumber syariat adalah berasal dari Tuhan.

Sebagian besar orang menganggap syariat selalu berkenaan dengan aturan Islam. Hal ini tidaklah benar, karena syariat sudah ada sejak manusia pertama diciptakan. Ingat, syariat berarti ketentuan / aturan Tuhan !

Di jaman Nabi Adam, syariat Tuhan adalah..Adam boleh menikmati semua isi surga kecuali memakan buah dari 1 pohon terlarang.
Di jaman Nabi Luth...syariat Tuhan adalah mengharamkan hubungan sesama jenis....dll
Di jaman Nabi Ibrahim...syariat Tuhan adalah mengharamkan menyembah berhala...melakukan korban hewan ternak, berhaji, bersunat untuk laki-laki....dll.
Di jaman Nabi Musa...mengharamkan menuhankan Firaun...mengharamkan perbudakan serta menjalankan 10 perintah Tuhan...dll
Di jaman Nabi Isa / Yesus ...mengharamkan menuhankan selain Allah, bersunat, tidak makan daging babi...  menjalankan 10 perintah Tuhan.. dll
Di jaman Nabi Muhammad...aturan di jaman nabi Muhammad lebih lengkap karena merupakan rangkuman / kumpulan dari semua aturan-aturan Tuhan dari nabi & rasul  sebelumnya...seperti aturan dalam berpolitik, berniaga, pernikahan, beribadah dll.

Karena syariat / aturan Tuhan ini berasal dari sang pencipta alam semesta, tentunya  aturan ini pastilah sudah amat sangat sempurna untuk kehidupan manusia itu sendiri.

Lalu..apakah manusia merasa lebih pintar dari Tuhan lalu menggantinya dengan aturan lain?

Allah berfirman,

“Kemudian Aku jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu),
Maka ikutilah syariat itu…” (QS. Al-Jatsiyah: 18)

(QS. Al-Maidah: 48)
"Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang."


Keistimewaan Syariat:
1. Bersumber dari Sang Pencipta, Tuhan semesta alam. Sehingga mutlak benar
2. Terjaga dari perubahan, karena Allah menjaga sumbernya
3. Mencakup semua aspek kehidupan
4. Menjadi keputusan adil untuk setiap kasus sengketa manusia
5. Layak diterapkan di setiap zaman dan tempat.

Keterangan di atas, terlepas dari pro-kontra manusia terhadap aturan yang Allah turunkan. Dan dalam hidup pasti ada aturan. Bisa jadi sejalan, bisa jadi berbenturan. Antara syariat Allah dan syariat hawa nafsu manusia.

Orang yang saat ini tidak sedang mengikuti syariat Allah, berarti dia sedang mengikuti syariat hawa nafsunya.
Karena hidup tidak akan pernah lepas dari aturan dan syariat, dan semua akan dipertanggung jawabkan.

Tinggal satu pertanyaan, siapa yang hendak kita pilih ?
Aturan seperti apa yang hendak kita pilih?
Pemimpin macam apa yang hendak kita pilih?
Apalagi disaat gencarnya kampanye saat ini...pilihan anda akan dipertangung jawabkan dihadapan Tuhan nanti.

Semoga bermanfaat.





Monday, 10 February 2014

MENGAPA AL QUR’AN MUKJIZAT TERBESAR NABI MUHAMMAD?

 

Al Qur'an mukjizat terbesar 

Nabi Muhammad? Mengapa ?

         Kita telah mengetahui (dari kitab-kitab suci) bahwa nabi dan rasul dianugerahi mukjizat yang luar biasa dari Allah. Namun, kenyataannya mukjizat-mukzijat yang diberikan ke para nabi & rasull terdahulu tidak permanen. Tidak ada kejadian yang dapat dilihat 2 kali, tidak ada kejadian yang langgeng. Membuat orang buta dapat melihat atau membuat orang mati hideup kembali memang suatu perbuatan yang ajaib, tetapi jika perbuatan itu hilang (tidak tampak lagi) maka orangpun tidak setia lagi. Segera setelah perbuatan keajaiban itu diselesaikan, maka hal itu akan menjadi sejarah (seperti membelah laut merah misalnya, tinggal sejarah karena tidak terjadi 2 kali). Orang-orang yang tidak melihat kejadian itu harus percaya pada saksi (kesaksian) dari orang-orang yang telah melihat kejadian itu.
       Pada mukjizat Nabi Muhammad (saw) hal itu berbeda. Dia adalah Nabi terakhir. Mukjizat pada nabi Muhammad harus dari jenis (tipe) yang berbeda, karena harus dapat dirasakan bahkan diuji oleh generasi-generasi berikutnya hingga sekarang sampai hari kiamat tiba. Dan ujian itu harus sama baiknya dengan pada masa mukjizat itu terjadi. Menguji membelah laut merah atau hidup 3 hari 3 malam dalam perut ikan tentu mustahil dilakukan.
       Pada suatu waktu bila tidak ada kamera atau film untuk merekam suatu kejadian yang dapat disaksikan pada waktu yang berbeda-beda, kita tidak dapat membayangkan setiap jenis dari kejadian apapun kecuali dalam ucapan.
      Bila suatu ucapan dicatat di dalam suatu kitab, keunggulan itu dapat disaksikan dan diuji pada setiap saat dan pada setiap generasi. Bila itu tidak dapat ditandingi, dan keunggulannya dapat dikaji oleh generasi-generasi sesudahnya, ini adalah mukjizat yang pantas dimiliki oleh Nabi / Rasul terakhir (Muhammad).
     Dan itu sebabnya mengapa nabi Muhammad dilengkapi dengan kitab suci Al Qur’an sebagai suatu bukti dari kebenarannya. Dan hingga saat ini belum ada satupun manusia yang dapat membuat kitab semisal Al Qur’an meski hanya 1 ayat saja, karena Allah menjamin keaslian  isinya.

“Sesungguhnya Kami menurunkan peringatan (Qur’an) itu dan sesungguhnya Kami penjaganya”.(15:9)

“Al Qur’qn itu adalah Kitab yang cukup berkuasa. Al Qur’an itu tiada didatangi kepalsuan baik dari hadapannya atau dari belakangnya. Itulah wahyu Tuhan yang Bijaksana dan Terpuji.” (41: 41-42)

“Katakan! Sesungguhnya kalau manusia dan jin itu berkumpul untuk mengadakan yang serupa Al-Qur’an ini niscaya tiadalah mereka dapat membuat serupa dengan Qur’an itu biarpun sebagian menjadi pembantu bagi yang lain.” (17:88).

Jika anda tidak percaya…cobalah anda membuat satu ayat saja, anda dijamin tak akan mampu. 
Berani coba ?.

Thursday, 6 February 2014

Berhala-berhala yang pernah jadi "Tuhan"

Berhala-berhala yang pernah ada



Allah SWT berfirman”Mereka berkata,’Jangan sekali-kali kalian meninggalkan (penyembahan) ilah-ilah kalian dan janagn pula sekali-kali kalian meninggalkan (penyembahan) wadd, jangan pula suwa’, yaghuts, ya’uq, dan nasr.’ Sesungguhnya mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia). Dan janganlah Engkau tambah-tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kesesatan.” (QS. Nuh [17]: 23-24)

“Apakah patut kalian (hai orang-orang musyrik) menganggal al-Lata dan al-Uzza, dan Manat yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah). Apakah (patut) untuk kalian (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kalian dan bapak-bapak kalian ada-adakan. Allah menurunkan suatu keterangan pun untuk (menyembah)nya. Mereka tidak lain hanya mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diinginkan oleh hawa nafsu mereka. Sesungguhnya telah dating petunjuk kepada mereka dari Rabb mereka.’ (QS. An-Najm[53]: 19-23)

Kata ash-shanam berarti: berhala yang dijadikan sebagai sesembahan.
Al-watsan berarti : ash-shanam. Yang jamaknya adalah autsan.
Sementara an-nushub dan al-anshaab bererti batu-batu yang terdapat di sekitar Ka’bah. Batu-batu ditancapkan untuk dijadikan sesembahan. Di batu-batu itu diadakan sembelihan karena selain Allah. Yang pertama kali menancapkan berhala di Mekkah adalah Amr bin Luhay al-Azadi, yang dia ambil dari negeri Syam.

Di antara berhala-berhala yang terpenting adalah sebagai berikut :
  1.  Isaf dan Naa’ilah yang terdapat di pintu Ka’bah di Masjidil Haram.
  2. Uqaishir, berhala milik Qudha’ah, Lakham dan Amilah yang terdapat di jalan utama kota Syam.
  3. Al-Jalsad, terletak di Hadramaut. Berhala ini menjadi sembahan penduduk Kindah
  4. Dzul Khalashah, terletak di Tubalah, antara Mekah dan Yaman. Berhala ini sangat diagungkan oleh kaum Khats’am, Bujailah, Azd as-Surat, dan orang-orang Hawazin yang tinggal berdekatan dengan mereka.
  5.  Dzusy Syara, berhala milik Bani Harits bin Mubasyair alAzadi
  6. Dzul Kaffain, berhala milik Daus
  7. .Suwa’, berhala suku Hadzail dari Madrakah, yangterletak di Yanbu’, dekat dengan Madinah    al-Munawarah.
  8. Dhaizam, dua berhala yang dijadikan sembahan oleh Judzaimah al-Abrasy di Hirah. Ada yang mengatakan kedua berhala tersebut ditempatkan oleh al-Mudzair al-Akbar di pintu kota Hirah agar setiap orang yang masuk Hirah bersujud kepada keduanya, untuk menguji sekaligus mengetahui kepatuhan mereka.
  9.  A’im , berhala milik Azd as-Surat
  10. .Uzza, berhala ini terdapat di sebelah kanan jalan dari Mekah menuju ke Irak. Uzza merupakan berhala yang paling besar di kalangan kaum Quraisy.
  11. Lata, berhala ini terdapat di Tha’if. Sekarang terletak di sebelah kiri menara Masjid ath-Tha’if.
  12. .Manat, merupakan berhala bangsa Arab yang paling tua. Berhala ini terdapat di tepi pantai dari wilayah al-Musyallal di Qudaid, sebuah tempat antara Mekah al-Mukarramah dan Madinah al-Munawwarah.
  13. .Nasr, sebuah berhala berhala yang terdapat di Yaman. Berhala ini dibuat oleh penduduk Himyar. Mereka menyembahnya di daerah Balkha’.
  14. Hubal, berhala yang mereka tempatkan di dalam Ka’bah.
  15.  Wadd, berhala yang dibuat oleh Kalb di Dumatul Jandal.
  16. Ya’uq, berhala yang dibuat oleh Kabilah Hamdan di desa Khaiwan, dekat Shan’a
  17. Yaghuts, berhala yang dibuat oleh suku Madzhij dan penduduk Jurasy.

Pada gambar dibawah adalah lokasi berhala-berhala berdasarkan nomor urutnya.



(Sumber: Atlas Al-Qur’an, oleh Dr. Syauqi Abu Khalil)

Apakah kita sudah bebas dari jaman jahiliyah ? Coba buka di : http://www.youtube.com/watch?v=GZCurDXYUlM 

Jika kita lihat masyarakat sekarang, maka berhala-berhala itu sudah berubah menjadi, uang, harta, kedudukan dll.
MasyaAllah..... semoga Allah melindungi kita dari semua kekafiran.

Zoroaster / Majusi (Agama penyembah Api)

MAJUSI (ZOROASTER)

(Agama penyembah Api)

Allah SWT berfirman : “Sesungguhnya orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Shaabi-iin, orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi dan orang-orang Musyrik, Allah akan member keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu.” (QS.Al-Hajj [22]: 17)

Zahatustra (Zoroaster) yang dilahirkan di kota Maydiyyad di Rayyi, pada abad ke-6 SM., telah membentuk akidah Majusi yang terakhir. Beberapa sumber menyebutnya sebagai seorang nabi. Dia berasal dari Azerbaijan. Dia telah menulis buku Az-Zindafasta. Di dalam buku ini, Zoroaster meramal akan kedatangan Nabi Muhammad Saw. Sebagaimana yang disebutkan oleh Fideyarti di dalam bukunya, Muhammad fii Kutubi al- ‘Alam al-Muqaddasah.


Pada awal kemuncilan Islam, majusi (Zoroaster) merupakan satu ajaran yang tersebar di tengah-tengah masyarakat Persia. Ajaran ini bahkan menjadi agama resmi negeri Sassanian sejak pertengahan abad ke-3 SM. Inti ajaran agama ini adalah perseteruan antara tuhan kebaikan atau cahaya (Ahura Mazda) dan tuhan kejahatan atau kegelapan (Ahriman). Mereka menyucikan api dengan cara menyalakannya sebagai penghormatan bagi Ahura Mazda. Bahkan sampai sekarang rumah perapian itu masih tetap ada. Yang paling terkenal dan utama adalah rumah perapian yang terdapat di Baku, ibukota Azerbaijan. Dan juga sembahan api yang terdapat di puncak bukit di dekat Isfahan. Orang-orang Persia meninggalkan sesembahan api di Yaman, yang bangunannya masih ada berdiri di sana.


Zoroaster masih memiliki beberapa peninggalan, di antaranya terdapat di Bombay, India, Yazd, dan Karman ditengah-tengah Iran.

(Gambar : kuil sesembahan api kaum zoroaster di Azerbaijan)


Gambar : peta akidah negeri Sasanid sampai penaklukan Islam)



(Sumber: Atlas Al-Qur’an, oleh Dr. Syauqi Abu Khalil)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, Zarathustra (Parsi Modern: زرتشت (Zartosht), Kurdi: Zerdeşt, Yunani: Ζωροάστρης, (Zoroastres), dan Latin: Zoroaster) adalah seorang “nabi” dari Persia (Kini disebut Iran). Dia adalah pencetus Zoroastrianisme yang dianut oleh bangsa Persia. Dia juga adalah seorang imam pengajar. Zarathustra diperkirakan hidup sekitar 1100-550 SM.. Ada juga yang mengatakan dia hidup sekitar 1200-600 SM.