Showing posts with label kandangan. Show all posts
Showing posts with label kandangan. Show all posts

Monday, 10 February 2014

MENGAPA AL QUR’AN MUKJIZAT TERBESAR NABI MUHAMMAD?

 

Al Qur'an mukjizat terbesar 

Nabi Muhammad? Mengapa ?

         Kita telah mengetahui (dari kitab-kitab suci) bahwa nabi dan rasul dianugerahi mukjizat yang luar biasa dari Allah. Namun, kenyataannya mukjizat-mukzijat yang diberikan ke para nabi & rasull terdahulu tidak permanen. Tidak ada kejadian yang dapat dilihat 2 kali, tidak ada kejadian yang langgeng. Membuat orang buta dapat melihat atau membuat orang mati hideup kembali memang suatu perbuatan yang ajaib, tetapi jika perbuatan itu hilang (tidak tampak lagi) maka orangpun tidak setia lagi. Segera setelah perbuatan keajaiban itu diselesaikan, maka hal itu akan menjadi sejarah (seperti membelah laut merah misalnya, tinggal sejarah karena tidak terjadi 2 kali). Orang-orang yang tidak melihat kejadian itu harus percaya pada saksi (kesaksian) dari orang-orang yang telah melihat kejadian itu.
       Pada mukjizat Nabi Muhammad (saw) hal itu berbeda. Dia adalah Nabi terakhir. Mukjizat pada nabi Muhammad harus dari jenis (tipe) yang berbeda, karena harus dapat dirasakan bahkan diuji oleh generasi-generasi berikutnya hingga sekarang sampai hari kiamat tiba. Dan ujian itu harus sama baiknya dengan pada masa mukjizat itu terjadi. Menguji membelah laut merah atau hidup 3 hari 3 malam dalam perut ikan tentu mustahil dilakukan.
       Pada suatu waktu bila tidak ada kamera atau film untuk merekam suatu kejadian yang dapat disaksikan pada waktu yang berbeda-beda, kita tidak dapat membayangkan setiap jenis dari kejadian apapun kecuali dalam ucapan.
      Bila suatu ucapan dicatat di dalam suatu kitab, keunggulan itu dapat disaksikan dan diuji pada setiap saat dan pada setiap generasi. Bila itu tidak dapat ditandingi, dan keunggulannya dapat dikaji oleh generasi-generasi sesudahnya, ini adalah mukjizat yang pantas dimiliki oleh Nabi / Rasul terakhir (Muhammad).
     Dan itu sebabnya mengapa nabi Muhammad dilengkapi dengan kitab suci Al Qur’an sebagai suatu bukti dari kebenarannya. Dan hingga saat ini belum ada satupun manusia yang dapat membuat kitab semisal Al Qur’an meski hanya 1 ayat saja, karena Allah menjamin keaslian  isinya.

“Sesungguhnya Kami menurunkan peringatan (Qur’an) itu dan sesungguhnya Kami penjaganya”.(15:9)

“Al Qur’qn itu adalah Kitab yang cukup berkuasa. Al Qur’an itu tiada didatangi kepalsuan baik dari hadapannya atau dari belakangnya. Itulah wahyu Tuhan yang Bijaksana dan Terpuji.” (41: 41-42)

“Katakan! Sesungguhnya kalau manusia dan jin itu berkumpul untuk mengadakan yang serupa Al-Qur’an ini niscaya tiadalah mereka dapat membuat serupa dengan Qur’an itu biarpun sebagian menjadi pembantu bagi yang lain.” (17:88).

Jika anda tidak percaya…cobalah anda membuat satu ayat saja, anda dijamin tak akan mampu. 
Berani coba ?.

Sunday, 9 February 2014

RAHASIA KEAJAIBAN KA'BAH

 

15 RAHASIA KEAJAIBAN KA'BAH YANG PERLU DIKETAHUI


Berikut 15 perkara merupakan keajaiban yang kurang diketahui  tentang struktur Kabah dari sudut sains :

1. Mekah adalah kawasan yang mempunyai graviti paling stabil.

2. Tekanan gravitinya tinggi, dan di situlah berpusatnya bunyi-bunyian yang membina yang tidak boleh didengar oleh telinga.

3. tekanan graviti yang tinggi memberi kesan langsung kepada sistem imun badan untuk bertindak sebagai pertahanan daripada segala serangan penyakit.

4. graviti tinggi = elektron ion negatif yang berkumpul di situ tinggi.

5. Apa yang diniatkan di hati adalah gema yang tidak boleh didengar tetapi boleh dikesan frekuensinya. Pengaruh elektron menyebabkan kekuatan dalaman.kembali tinggi, penuh bersemangat untuk melakukan ibadat, tidak ada sifat putus asa, mahu terus hidup, penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah.

6. Gelombang radio tidak boleh mengesan kedudukan Kaabah.

7. Malah teknologi satelit pun tidak boleh meneropong apa yang ada di dalam Kaabah. Frekuensi radio tidak mungkin dapat membaca apa-apa yang ada di dalam Kaabah kerana tekanan graviti yang tinggi.

8. Tempat yang paling tinggi tekanan gravitinya, mempunyai kandungan garam dan aliran anak sungai di bawah tanah yang banyak. Sebab itulah jika bersembahyang di Masjidilharam walaupun di tempat yang terbuka tanpa bumbung masih terasa sejuk.

9. Kaabah bukan sekadar bangunan hitam empat persegi tetapi satu tempat yang ajaib kerana di situ pemusatan tenaga, graviti, zon magnetisme sifar dan tempat yang paling dirahmati.

10. Tidur dengan posisi menghadap Kaabah secara automatik otak tengah akan terangsang sangat aktif hingga tulang belakang dan menghasilkan sel darah.

11. Pergerakan mengelilingi Kaabah arah lawan jam memberikan tenaga hayat secara semula jadi daripada alam semesta. semua yang ada di alam ini bergerak mengikut lawan jam, Allah telah tentukan hukumnya begitu.

12. Peredaran darah atau apa saja di dalam tubuh manusia mengikut lawan jam. Justeru dengan mengelilingi Kaabah mengikut lawan jam, bermakna peredaran darah di dalam badan meningkat dan sudah tentunya akan menambahkan tenaga. Sebab itulah orang yang berada di Mekah sentiasa bertenaga, sihat dan panjang umur.

13. Manakala bilangan tujuh itu adalah simbolik kepada tidak terhingga banyaknya. Angka tujuh itu membawa maksud tidak terhad atau terlalu banyak. Dengan melakukan tujuh kali pusingan sebenarnya kita mendapat ibadat yang tidak terhad jumlahnya.

14. Larangan memakai topi, songkok atau menutup kepala kerana rambut dan bulu roma (lelaki) adalah ibarat antena untuk menerima gelombang yang baik yang dipancarkan terus dari Kaabah. Sebab itu lah selepas melakukan haji kita seperti dilahirkan semula sebagai manusia baru kerana segala yang buruk telah ditarik keluar dan digantikan dengan nur atau cahaya yang baru.

15. Selepas selesai semua itu barulah bercukur atau tahalul. Tujuannya untuk melepaskan diri daripada pantang larang dalam ihram. Namun rahsia di sebaliknya adalah untuk membersihkan antena atau reseptor kita dari segala kekotoran supaya hanya gelombang yang baik saja akan diterima oleh tubuh.


"Semoga dengan serba sedikit perkongsian ini dapat memberikan kita manfaat bersama
إن شاء الله


(sumber) : http://cak-mamat.blogspot.com/2013/07/15-rahasia-keajaiban-kabah.html#sthash.rno2lWrl.dpuf

Naik Haji Jalan Kaki menuju Mekkah

Senad Hadzic, Naik Haji Jalan Kaki 5700 Km dari Bosnia 

 Seorang lelaki Muslim Senad Hadzic, 47 berjalan kaki sejauh 5700 km atau tepatnya 5,650km dari Bosnia menuju Mekah, Arab Saudi, guna menjalankan ibadah haji. Kepada BBC dia mengaku, Allah menjaganya ketika dia berjalan melintas negara yang sedang berkecamuk perang, Suriah. Hadzic mengatakan dia menghabiskan beberapa jam di perbatasan Suriah, tawar menawar dengan petugas imigrasi untuk mendapatkan visa. Kemudian dia berhasil bernegosiasi melewati beragam pos penjagaan - diantaranya dijaga oleh tentara pemerintah, dan yang lainnya dijaga pemberontak. "Beberapa diantara mereka bahkan mencium Qur'an yang saya bawa," katanya. Haji ke Mekkah merupakan rukun ke lima Islam - tugas yang dilakukan Muslim jika mampu setidaknya sekali dalam hidup.


 Hadzic memulai perjalanannya di sebuah kota dekat ibukota Bosnia, Sarajevo, akhir tahun lalu. Dan cobaan pertama yang harus dia hadapi adalah melewati suhu minus 35 derajat Celcius di Bulgaria. "Setiap harinya tidak semakin mudah, setiap hari selalu susah. Tetapi sekaligus mengasyikan pada saat bersamaan," katanya. Ketika dia mendapatkan visa Suriah, dia mengatakan, seorang petugas tentara Presiden Bashar al-Assad meminta saya untuk berdoa untuknya di Mekah, jika saya berhasil keluar dari Suriah hidup-hidup".

"Jalanan diantara perbatasan di mana saya masuki, dan kota Aleppo penuh dengan batu-batu besar. Pemberontak melemparkan batu agar mobil dan bas sukar bergerak. Orang dengan keluarga jelas sukar keluar dengan mobilnya."

Dia kemudian mengatakan bahawa mendapatkan visa Suriah ""tidak ada artinya - karena seorang pejuang pemberontak bisa keluar dari ladang jagung dan meminta pasport anda".
"Tidak ada yang menembak saya. Saya dihentikan oleh orang bersenjata memeriksa pasport saya. Tetapi ketika saya mengatakan saya dalam perjalanan menuju Allah, baik pemberontak mau pun tentera Presiden Assad membiarkan saya pergi." Selain membawa al Qur’an Hadzic juga membawa Injil di tas punggungnya, dia mengaku membawa kedua kitab suci tersebut "kerana saya orang yang sangat agamis".
"Jika saya tidak percaya kepada Allah bahwa dia bersama saya, melindungi dan menjaga saya, saya mungkin tidak akan mampu melewati Bulgaria, apalagi Mekah."
"Saya berjalan melintas tujuh negara, dua gurun, sejauh 5,700 kilometer, tanpa uang, hanya dengan sebuah tas punggung seberat 20 kilogram," katanya kepada BBC.

Hadzic akhirnya sampai ke Mekkah pada Sabtu (20/10) dan langsung sujud dan berdoa di tanah suci. Subhanallah.

Kisah Senad Hazdic itu diabadikan dalam sebuah buku berjudul Naik Haji Jalan Kaki 5700 Km dari Bosnia. 

Coba link ke : https://www.youtube.com/watch?v=pnaXPfggOkM

*) Sungguh luar biasa semangat lelaki ini dalam niatnya untuk berhaji semata-mata mengharapkan ridho dari Allah. Nah ini bisa menjadi pelajaran bagi kita yang mampu dan dimanjakan oleh fasilitas lengkap sehingga bisa berhaji dengan nyaman, seharusnya kita bisa lebih rendah hati, jika kita mau membandingkan diri dengan lelaki ini.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------


Kharlzada Kasrat Rai (37 -  berbaju biru) memulai perjalanannya dari Karachi pada 7 Juni 2013 melintasi Iran, Irak, dan Jordania sebelum tiba di Arab Saudi. Dia tiba di Mekkah pada 10 Oktober 2013 setelah menempuh jarak 6.387 kilometer.

Kedatangan Kasrat Rai di Arab Saudi mendapat sambutan meriah. Bahkan dia disambut para pejabat Arab Saudi serta perwakilan imam Kabah dan perwakilan masyarakat Pakistan di Mekkah.

Kasrat Rai yang juga pemegang rekor dunia dua kali untuk jalan kaki mengatakan, tujuan utamanya berjalan kaki selama tiga bulan ini adalah untuk menyampaikan pesan perdamaian kepada dunia dan mengecam segala jenis terorisme.

"Saya ingin perdamaian di dunia, persamaan, dan persatuan umat Islam," kata Kasrat Rai.

Ternyata untuk urusan jalan kaki jarak jauh, Kasrat Rai bisa dikatakan seorang veteran.

Pada 2007, dia berjalan kaki sejauh 1.999 kilometer antara Pegunungan Khyber ke Karachi yang ditempuhnya selama 85 hari.

Kegiatan uniknya itu diulangi pada 2009, saat dia berjalan kaki dari Lahore ke Islamabad sejauh 327 kilometer selama 14 hari. Lalu dilanjutkan berjalan sejauh 222 kilometer dari Islamabad ke sebuah desa, Chakuthi, selama sembilan hari.

Pada 2011, Kasrat Rai kembali mengulang perjalanan dari Khyber ke Karachi, tetapi menggunakan rute yang lebih jauh. Kali ini dia menempuh jarak 2.287 kilometer dalam 72 hari.



Semoga bermanfaat...Allahuakbar. 

Friday, 7 February 2014

Rasulullah mengajak pemimpin dunia ke dalam Islam


Surat - surat Rasulullah (saw) kepada para Raja dan pembesar dunia.

Setelah perjanjian damai disepakati dan keadaanpun menjadi tenang, maka dakwah islamiah semakin mengalami kemajuan dan kepesatan. Rasulullah saw. mengirim beberapa surat kepada para Raja-raja dan pembesar-pembesar bangsa Arab.  Dalam suratnya itu beliau mengajak mereka memeluk Islam dengan cara yang baik. Dalam memilih setiap utusan yang akan dikirim dipilihlah orang yang pantas dan yang mengenal bahasa serta keadaan negeri yang akan dikunjunginya.
Dalam suatu riwayat dikayakan biasanya raja-raja itu tidak akan menerima yang tidak diberi cap / stempel. Untuk itu Nabi menyuruh untuk dibuatkan sebuah cap / stempel dari perak yang bertuliskan Muhammad Rasulullah. 

Surat kepada Kaisar Hereclius (Romawi): 
Surat Nabi yang dikirim kepada kaisar Romawi diberikan lewat Dihya Al Kalbi. Surat tersebut diserahkan kepada penguasa BAsra untuk disampaikan kepada kaisar Hereclius.
Isinya sbb : "Dengan nama Allah yang MAha Pengasih lagi Maha Penyayang. DAri Muhammad seorang hamba Allah dan utusan-Nya kepada Hereclius kaisar Romawi. Salam sejahtera bagi orang yang ikut jalan petunjuk. Amma Ba'du. Aku ajak anda dengan ajaran Islam. MAsuklah Islam agar anda selamat. ALlah akan memberikan pahala bagimu dua kali lipat. NAmun jika anda menolak anda akan mendapat dosa dua kali lipat. Hai orang-orang yang dituruni Kitab!. Marilah kpeada satu perkataan yang sama (tengah) antara kami dan kamu. Yaitu bahwa kita tidak akan mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, dan yang satu tidak mengambil yang lain menjadi Tuhan selain dari Allah. Tetapi kalau anda tidak mau menurut katakanlah:"Akuilah olehmu bahwa kami ini adalah orang-orang Muslimin.""


Kaisar Hereclius memerintahkan untuk menutup semua pintu dan mengumpulkan para pembesarnya. Kemudian ia berkata : "Hai bangsa Romawi! Apakah kalian ingin mendapatka jalan kemenangan, jalan petunjuk, serta kerajaanmu ini tetap jaya dengan mengikuti Muhammad itu?" Para pembesar itupun segera berlari meningggalkan majelis itu, namun semua pintu telah ditutup. Katika kaisar Hereclius melihat ketidak-sanggupan kaumnya untuk beriman, ia memanggil para pembesarnya dan berkata:" Sesungguhnya apa yang kukatakan pada kalian itu hanyalah untuk menguji iman kamu saja terhadap agama kalian (Kristen) dan kini telah kulihat." Kemudian para pembesar itupun bersujud kepada kaisar. Walau demikian kaisar Hereclius tetap memilih kekuasaan daripada jalan petunjuk, Kelak di masa pemerintahan khafilah Abubakar dan Umar antara kaum Muslimin dan kaisar Hereclius sering terjadi peperangan yang berakhir dengan keruntuhan singgasananya dan kekuasaannya. Allahuakabar....!

Surat Nabi kepada kaisar Persia Ebreweiz (Raja Khosrau II) : 
 "Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad kepada kaisar Persia. Salam Sejahtera bagi orang yang mau mengikuti petunjuk serta beriman kepada Allah dan Rasulnya dan bersksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku adalah utusan Allah kepada sekalian umat manusia, untuk memberikan peringatan bagi setiap orang yang hidup. Terimalah Islam agar anda selamat dan jika anda menolak, maka bagi anda dosa seluruh kaum Majusi."


Sikap kaisar Ebreweiz ketika menerima surat dari Muhammad (saw) ia menyambutnya dengan buruk bahkan surat itu dirobeknya sambil berkata: "Pantaskah orang itu menulis surat kepadaku sedangkan ia adalah budakku?". Kaisar memerintahkan gubernurnya yang berkuasa di Yaman yang bernama Badhan agar megirimkan utusan Nabi itu menghadapnya. Ketika berita itu terdengar oleh Nabi beliau berkata: " Alah memberikan kekuasaan pada putra kaisar Persia yang bernama Syairaweh untuk mengalahkan dan membunuh ayahnya."

Apa yang dikatakan Nabi itu ternyata menjadi kenyataan. Di tahun 628 M, putra kaisar Persia yang bernama Qabas dengan gelar Syarawaih berhasil merebut kekusaan dari ayahnya setelah ia membunuh ayahnya. Kerajaan itu akhirnya mengalami kehancuran setelah jadi permainan di tangan raja-raja Persia. Kaisar Syarawaih hanya mampu berkuasa selama 4 bulan saja. Setelah itu kekuasaan diperintah oleh 10 raja yang bergantian selama 4 tahun. Selama itu kerajaan mengalami kekacauan dan huru-hara yang akhirnya rakyat berhasil mengangkat kaisar Yazdajir sebagai raja Persia terakhir dari keluarga Sasanid. Kaisar yang akhir inilah yang menghadapi serbuan tentar Islam di Persia secara total setelah berkuasa selama 4 abad lebih. Keruntuhan kerajaan Persia itu persis apa yang dikabarkan oleh Nabi delapan tahun sebelumnya "Jika kaisar Persia hancur tidak akan ada  kaisar lagi sesudahnya.".

Akhirnya kaum Muslimin berhasil menguasai Persia dan penduduknya menerima Islam. Dan Persia banyak memproduksi kaum ulama serta pemimpin-pemimpin agama yang besar. Hal ini persis apa yang disabdakan oleh Nabi : "Andaikata ilmu pengetahuan itu berada di bintang Suraya pasti aka dicapai oleh orang-orang dari Persia.".

Surat Nabi Muhammad kepada kaisar Ethiopia Najasyi : 
"Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad Rasullullah kepada Najasyi kaisar Habasyah Ethiopia. Salam sejahtera bagi orang yang mau ikut petunjuk. Selain itu aku menguxapkan puji bagi Allah yang tidak ada Tuhan selain-Nya, Raja, Maha Suci, Pembawa Keselamatan, Pemelihara Keamanan, lagi penjaga segala sesuatu. Dan aku bersaksi bahwa Isa putra Maryam adalah Rakhullah dan Firman-Nya yang diberikan kepada Maryam seorang wanita suci, baik lagi terjaga sehingga ia mengandung Isa bin Maryam dari Ruhullah dan tiup-Nya seperti Adam yang dijadikan dengan tangan-Nya. Dan aku ajak anda kepada Allah yang Tunggal dan tidak bersekutu bagi-Nya serta mantaati-Nya dan aku ajak anda untuk mengikuti aku dan mempercayai apa yang datang padaku. Sesunggunya aku ini adalah utusan Allah dan aku ajak anda serta segenap tentaramu ke jalan Allah dan aku telah sampaikan serta nasihatkan kepada anda. Karena itu terimalah nasihatku. Salam sejahtera bagi orang-orang yang mau ikut petinjuk."


 
Ketika Rasulullah s.a.w menulis surat kepada Raja Najasyi yakni Ashhamah bin Al-Abjar dan menyerunya kepada Islam. Raja An-Najasyi mengambil surat itu,  lalu meletakkan ke wajahnya dan turun dari singgasana. Beliau pun masuk Islam melalui Ja’far bin Abi Thalib r.a. Beliau lalu mengirimkan surat kepada Rasulullah Sallallahu A’laihi Wasallam dan menyebutkan tentang keislamannya.
  
Ibnu Hisyam meriwayatkan pada waktu itu iman telah masuk ke dalam hati Najasyi dan ia juga percaya bahwa Isa bin Maryam adalah seorang hamba Allah dan utusan-Nya serta kalimat-Nya yang ditempatkan kepada Maryam.. Seperti yang diriwayatkan oleh Al Hafiz Ubnu Katsir ialah Najasyi yang telah masuk Islam di masa Ja'far bin Abi Thalib. Kata Ibnu Kasir: " Hal itu terjadi bersamaan ketika Nabi berkirim surat kepada raja-raja untuk mengajaknya masuk Islam sebelum penaklukan kota Mekkah." Ketika Najasyi wafat, Nabi memberitahukan kewafatannya kepada kaum Muslimin dan beliaupun menyolatkannya. Ubay dari riwayat Alwakidi dan sebagian ahli sejarah juga mengatakan :"Najasyi yang menerima surat Nabi itu adalah  Najasyi yang disembahyangkan oleh Nabi di bulan Rajab tahun ke-9 Hijriyah sepulangnya dari perang Tabuk.".
Allahuakbar...!

Isi surat Nabi kepada Maqauqis (Mesir) : 
"Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad seorang hamba Allah dan Rasul-Nya kepada Muqaiqis penguasa Mesir (bangsa Qibti). Salam sejahtera bagi orang yang ikut jalan petunjuk. Selain itu aku ajak anda dengan panggilan Islam. Terimalah Islam agar anda selamat. Masukilah Islam agar Allah memberikan pada anda pahala dua kali lipat, Jika anda menolak maka anda menanggung dosa bangsa Qibti. Hai orang-orang yang dituruni Kitab! marilah kepada suatu perkataan yang sama (tengah) antara kami da kamu. Yaitu bahwa kita tidak akan menyembah selain Allah. Dan kita tidak akan mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan yang satu tidak akan menjadi yang lain sebagai Tuhan selain daripada Allah. Tetapi kalau anda tidak mau menurut, katakanlah: "Akuilah olehmu bahwa kami ini adalah orang-orang Muslimin."



Kepada Uskup Dhughathir : 



Selain mengirimkan surat kepada Heraklius, Nabi juga menulis surat yang ditujukan kepada uskup terpandang di Romawi, yaitu uskup Dhughatir. Surat yang diantarkan juga oleh Dihyah tersebut berisi :

“Salam bagi yang beriman. Atas dasar itu sesungguhnya Isa bin Maryam adalah tiupan roh Allah, terjadi dengan kalimat-Nya yang benar (haq), disampaikan kepada Maryam yang suci. Aku beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’qub, dan anak cucunya serta apa yang diberikan kepada para Nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka, dan kami hanya tunduk patuh kepadanya. Salam yang mengikuti petunjuk.”

Setelah membaca surat tersebut, sang uskup berkata kepada Dihyah, “Demi Allah, kawannya adalah seorang Nabi yang diutus. Kami mengenali sifat-sifat dan namanya semuanya tercantum dalam kitab-kitab kami.”

Uskup tersebut kemudian menanggalkan keuskupannya yang berwarna hitam dan digantinya dengan jubah berwarna putih. Dia mengambil tongkatnya, lalu beranjak menuju ke gereja. Di sana, banyak orang sedang berkumpul. Di hadapan mereka, uskup berkata, “Wahai segenap orang Romawi, aku telah menerima surat dari Ahmad yang mengajak kita kepada Allah. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”

Mendengar ucapannya tersebut, orang-orang pun serempak menyerang dan memukulinya bertubi-tubi hingga tewas. Setelah kejadian itu, Dihyah kembali kepada Heraklius. Kemudian Heraklius berujar, “Aku sudah memberitahukan kepadamu bahwa kami mencemaskan diri sendiri dan tindakan kekerasan mereka. Demi Allah, uskup Dhughatir lebih mulia daripada aku.”

Surat kepada Gubernur Al-Mundzir bin Sawa – Bahrain : 


Nabi Muhammad Sallallahu A’laihi Wasallam mengutus risalah kepada al-Munzir bin Sawa pemerintah Bahrain, menyeru beliau kepada Islam. Rasulullah Sallallahu A’laihi Wasallam memilih al-’Ala’ bin al-Hadhrami untuk menyampaikan risalahnya itu, sebagai jawaban al-Munzir telah menulis kepada Rasulullah seperti berikut ;

“Ada pun setelah itu wahai Rasulullah, sebenarnya telah pun ku baca bingkisan tuan hamba itu kepada penduduk Bahrain, di antara mereka gemarkan Islam dan kagum dengannya dan sebahagian yang lain membencinya, di bumi ku ini terdapat penganut Majusi dan Yahudi, maka berlaku sesuatu hal di sini mengenai seruan tuan hamba itu.”

Rasulullah s.a.w membalas semula kepadanya:  “Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang ” Dari Muhammad Utusan Allah kepada al-Munzir bin Sawi salam ke atas kamu. Maka sesungguhnya kepada Engkau Allah, aku memuji yang tiada Tuhan selainNya dan aku mengaku bahawa Muhammad adalah hambaNya dan pesuruhNya, adapun selepas itu aku mengingatkan kau dengan Allah Azzawajala, maka sesungguhnya sesiapa yang menasihat sebenarnya beliau menasihati dirinya, dan sesiapa yang mentaatiku dan sesiapa yang menasihatkan mereka bererti telah menasihatiku. Sebenarnya para utusanku telahpun memuji kau dengan baik, sesungguhnya melalui kamu aku memberi syafaat ku kepada kaum kamu, oleh itu biarlah kaum muslimin dengan kebebasan mereka dan pengampunan kamu terhadap pesalah-pesalah, maka terimalah mereka. Sekiranya kamu terus soleh dan baik maka kami tidak akan memecatkan kamu dari tugas dan sesiapa yang masih dengan pegangan Yahudi atau Majusinya ianya wajib membayar jizyah.


Berikut surat-surat yang ditulis oleh Rasulullah Sallallahu A’laihi Wasallam adalah :
  1. Surat Kepada Negus, Raja Habsyah
  2. Surat Kepada Abu Sufian
  3. Surat Kedua Kepada Raja Habsyah
  4. Surat Ketiga Kepada Raja Habsyah
  5. Surat Kepada Kaisar Heraklius
  6. Surat Kepada Khusro Perwez, Maharaja Farsi
  7. Surat Kepada Hurmuz
  8. Surat Kepada Wazir Mesir
  9. Surat Kepada Hauza Bin Ali, Gabenor Yamamah
  10. Surat Kepada Haris Ghassani, Raja Damishq (Damsyik)
  11. Surat Kepada Munzir Bin Sawa, Gabenor Bahrain
  12. Surat Kedua Kepada Munzir
  13. Surat Kepada Jaifer Dan ‘Abd, Raja Oman
  14. Surat Kepada Jaifer Waris As’hama Negus
  15. Surat Kepada Raja-Raja Himyar
  16. Surat Kedua Kepada Raja-Raja Himyar
  17. Surat Kepada Farwah, Gabenor Ma’an
  18. Surat Kepada ‘Amr Bin Hazm Ansari, Gabenor Yaman
  19. Surat Kepada Ukaidir, Pemerintah Dumatul Jandal
Surat-surat dan perintah yang diantar kepada Amir, Pemimpin dan ketua-ketua berbagai Kabilah dan individu :
  1. Surat Kepada Pope Rom
  2. Surat-Surat Kepada Yahudi Khaibar
  3. Surat Kepada Budail Bin Waraqa
  4. Surat-Surat Kepada Puak Aslam
  5. Surat Kepada Penduduk Persekitaran Tihama
  6. Surat Kepada Khalid Bin Zimadul Azdi
  7. Surat Kepada Hilal Bin Umayyah, Amir Bahrain
  8. Surat Kepada Usaibukht Bin Abdullah, Amir Hajar
  9. Surat Kepada Bani Abdullah
  10. Surat Kepada Nahshall Bin Malik, Amir Bani Va’il
  11. Surat Kepada Rifa’ah Bin Zaid Juzami
  12. Surat Kepada Bani Asad
  13. Surat Kepada Amir-Amir Aqabah
  14. Surat Kepada Penduduk Maqna
  15. Surat Kepada Penduduk Azruh
  16. Surat Kepada Amir Hamdan
  17. Surat Kepada Khalid Bin Al-Walid
  18. Surat Kepada Musailamah Al-Kazzab (Si Penipu)
  19. Surat Kepada Muaz Bin Jabal R.A.
  20. Surat Kepada Jin
  21. Surat Kepada Zul Ghussa Qais
  22. Surat Kepada ‘Amr Bin Ma’abad Al-Juhani
  23. Surat Kepada Bani Zuhair
  24. Surat Kepada Suhail Bin Amr
  25. Surat Kepada Puak Khas’am
  26. Surat Kepada Zamal Bin ‘Amr Aluzri

......Semoga bermanfaat...........Allahuakbar.

Thursday, 6 February 2014

Sejarah Berhala di Mekah

Sejarah dan Asal Usul Berhala di Mekah

 Sepeninggal Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail pada mulanya bangsa Quraisy masih taat kepada syariat Allah yang diajarkan oleh Ibrahim dan Ismail. Mereka masih tetap menyembah Allah yang Esa sampai jamannya Amru bin Amir Al Khuzaiy. Amru adalah orang pertama yang menyesatkan  bangsa Quraisy untuk menyembah berhala dan membuat ajaran yang menyimpang dari syariat Allah. Pada mulanya Amru ini pergi ke kota Syam, di sana dia melihat suatu kaum yang menyembah berhala batu dan kayu. Amru sangat tertarik sekali pada cara persembahan berhala itu. Sehingga dia membawa sejumlah berhala ke kota Mekkah dan mengajak penduduknya untuk menyembahnya. (idiot banget orang ini yha.....bego bin tolol gitu....)



Para ahli sejarah meriwayatkan Amru bin Amir lewat di kota Patra dalam perjalanan ke Syam. Patra adalah kota yang terletak di wilayah Yordania sekarang. Kota ini merupakan kota yang sangat maju sekali dalam bidang perindustrian. Sehingga bangsa Yunani dan Romawi pernah berusaha untuk menguasainya. Penduduk kota ini sangat terkenal dengan menyembah berhala. Mereka pandai membuat patung untuk disembah. Sebagian riwayat mengatakan bahwa patung Latta, patung yang paling besar yang disembah oleh penduduk Hijaz sebelah utara itu dibeli dari kota  Patra. (busyet....."tuhan" bisa dibeli..muke gile....)

Prof. Philip Hitti juga menguatkan pendapat  itu yang menyatakan letak kota Patra berada di Yordania. Beliau menguraikan dalam bukunya "History Of Syria : 'Kepala patung-patung yang disembah itu bernama Zu Syara. Zu Syara adalah sebuah patung yang terbuat dari batu hitam yang tinggi dan berbentuk segi empat. Patung Latta yang disembah oleh bangsa Arab juga berhubungan dengan patung Zu Syara. Selain itu kami dapatkan juga nama patung-patung yang disembah oelh bangsa Nabtiyah dalam prasasti yang kami baca seperti patung Manath, Uzza dan Hubal" (P.K. Hitti ; History Of Syria, London 1951, halaman 382-383)

Sebenarnya pada waktu itu di sekitar jazirah arabia dan laut tengah banyak tersiar agama polytheisme (ajaran yang menyembah banyak tuhan). Waktu itu ajaran Nabi Isa (AS) dan para pengikutnya belum timbul. Sehingga ajara polytheisme berkembang pesat tanpa ada halangan. Adapun waktu itu agama Yahudi memang sudah ada, namun agama Yahudi itu hanya tersiar di kalangan masyarakat Yahudi saja. Selain bangsa Yahudi tidak diperkenankan untuk memeluk agama tauhid yang dibaya Nabi Musa (AS).

Prof. De Lacy O'Leary juga mengatakan dalam bukunya "Arab Before Muhammad" sebagai beikut : "Sedikitpun tidak mustahil jika kita katakan bahwa asal-usul persembahan berhala di jazirah arabia itu datang dari Syria. Patung bangsa Syria yang terbesar waktu itu adalah patung Manakh. Ajaran tersebut berpindah ke jazirah melalui kebudayaan Yunani dan Syria yang waktu itu banyak terkenal di Syria. Sebenarnya persembahan berhala itu tidak pernah ada sebelumnya di jazirah arabia.".

Demikian pula pada waktu itu persembahan berhala itu juga tersebar ke selruh lembah sungai Furat dan sebelah timur jazirah arab. Antara jazirah arab dan lembah sungai Furat tersebut telah terjalin hubungan perdagangan dan tali persahabatan.

Prof. Georges Roux telah menyatakan dalam bukunya "Ancient Iraq" : 'Prasasti-prasasti kuno di Iraq telah menyebutkan bahwa ajaran polytheisme telah berkembang di Iraq sejak abad ke-3 Masehi dan seterusnya. Iraq adalah pusat agama berhala'

Persembahan berhala itu pada mulanya berkembang setahap demi setahap. Pada mulanya mereka hanya mengagungkan setiap batu yang berasal dari Mekkah. Untuk itu mereka selalu membawa batu di kantongnya jika mereka dalam perjalanan sebagai pengagungan terhadap kota Mekkah agar dapat selalu teringat pada kota Mekkah jika dalam perjalanan. Kemudian perasaan tersebut meningkat sampai pada tingkat pemujaan dan penyembahan pada berhala-berhala seperti yang dilakukan oleh umat-umat yang datang sebelum mereka. Namun sebagian mereka ada pula yang masih tetap memegang syariat Ibrahim seperti bertawaf, berhaji dan berumrah.

Demikian pula sejarah bangsa-bangsa dan agama telah menerangkan bahwa segala sesuatu itu akan berjalan melalui suatu proses setahap demi setahap. Kejadian tersebut menguatkan pendapat mereka yang mengatakan bahwa persembahan berhala di kalangan bangsa arab berjalan tahap demi tahap. Demikian pula hal ini terjadi juga pada masyarakat Islam yang ada pada dewasa ini. Kebanyakan mereka mulai menyembah sebagian gambar dan kuburan. Karena itulah tidak salah jika Islam mengharamkan untuk membuat gambar segala mahluk yang bernyawa untuk disembah. Agar penyakit seperti itu tidak terjangkiti dalam masyarakat Islam.

Wassalam

(Sumber: Riwayat Hidup Rasulullah SAW -  Abdul Hasan Ali Al-Hasany An-Nadwy)

Di Indonesia juga banyak kepercayaan yang bersumber dari kepercayaan penyambahan berhala ini.. Coba Link ke :  http://www.youtube.com/watch?v=GZCurDXYUlM

Zoroaster / Majusi (Agama penyembah Api)

MAJUSI (ZOROASTER)

(Agama penyembah Api)

Allah SWT berfirman : “Sesungguhnya orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Shaabi-iin, orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi dan orang-orang Musyrik, Allah akan member keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu.” (QS.Al-Hajj [22]: 17)

Zahatustra (Zoroaster) yang dilahirkan di kota Maydiyyad di Rayyi, pada abad ke-6 SM., telah membentuk akidah Majusi yang terakhir. Beberapa sumber menyebutnya sebagai seorang nabi. Dia berasal dari Azerbaijan. Dia telah menulis buku Az-Zindafasta. Di dalam buku ini, Zoroaster meramal akan kedatangan Nabi Muhammad Saw. Sebagaimana yang disebutkan oleh Fideyarti di dalam bukunya, Muhammad fii Kutubi al- ‘Alam al-Muqaddasah.


Pada awal kemuncilan Islam, majusi (Zoroaster) merupakan satu ajaran yang tersebar di tengah-tengah masyarakat Persia. Ajaran ini bahkan menjadi agama resmi negeri Sassanian sejak pertengahan abad ke-3 SM. Inti ajaran agama ini adalah perseteruan antara tuhan kebaikan atau cahaya (Ahura Mazda) dan tuhan kejahatan atau kegelapan (Ahriman). Mereka menyucikan api dengan cara menyalakannya sebagai penghormatan bagi Ahura Mazda. Bahkan sampai sekarang rumah perapian itu masih tetap ada. Yang paling terkenal dan utama adalah rumah perapian yang terdapat di Baku, ibukota Azerbaijan. Dan juga sembahan api yang terdapat di puncak bukit di dekat Isfahan. Orang-orang Persia meninggalkan sesembahan api di Yaman, yang bangunannya masih ada berdiri di sana.


Zoroaster masih memiliki beberapa peninggalan, di antaranya terdapat di Bombay, India, Yazd, dan Karman ditengah-tengah Iran.

(Gambar : kuil sesembahan api kaum zoroaster di Azerbaijan)


Gambar : peta akidah negeri Sasanid sampai penaklukan Islam)



(Sumber: Atlas Al-Qur’an, oleh Dr. Syauqi Abu Khalil)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, Zarathustra (Parsi Modern: زرتشت (Zartosht), Kurdi: Zerdeşt, Yunani: Ζωροάστρης, (Zoroastres), dan Latin: Zoroaster) adalah seorang “nabi” dari Persia (Kini disebut Iran). Dia adalah pencetus Zoroastrianisme yang dianut oleh bangsa Persia. Dia juga adalah seorang imam pengajar. Zarathustra diperkirakan hidup sekitar 1100-550 SM.. Ada juga yang mengatakan dia hidup sekitar 1200-600 SM.

Friday, 10 January 2014

Raport Merah Rezim Sekuler

Refleksi Akhir Tahun 2013




Indonesia adalah negeri yang kaya. Namun tak habis-habisnya diterpa masalah. Nasib yang sama dialami kaum muslimin di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, dinamika politik, ekonomi, sosial, budaya dan hankam selama tahun 2013 menunjukkan betapa negeri ini belum mapan dan jauh dari harapan.




DEMOKRASI dan GURITA KORUPSI

Tahun 2013, tahun penting menjelang suksesi kepemimpinan. Parpol pun berancang-ancang berebut kekuasaan. Puluhan parpol mendafatr, namun hanya 12 parpol yang berhak berebut suara di pemilu. Hampir semuanya parpol lama, orangnya stok lama. Di saat yang sama tabir busuk parpol mulai terkuakk. Syahwat mengumpulkkan uang dengan segala cara untuk membiayai proses politik demokrarsi tak dapat ditahan lagi.
Maka jadilah parpol sarang koruptor. Wakil-wakil rakyat satu per satu dicokok KPK. Korupsi juga dilakukan oleh birokrat di berbagai sektor. Dilakukan oleh pejabat berbagai kementrian, jenderal polisi, kepala SKK migas, badan yang mengurusi pengelolaan usaha hulu migas, bahkan ketua MK.

Korupsi juga menyebar ke seantero negeri, dilakukan oleh para kepala daerah.
Kemendagri mencatat, 309 kepala daerah terjerat kaksus korupsi sejak pilkada langsung 2005, baik berstatus tersangka, terdakwa maupun terpidana. Dirjen Otda Djohermansyah Djohan menilai faktor utama semua ini adalah tingginya biaya politik selama pilkada. Itulah mengapa, muncul politik dinasti. Begitu ada yang berkuasa, kekuasaan terus dipertahankan pada dinastinya. Pakar menyebutnya "cacat bawaan demokrasi". Sebab mendasarnya adalah bobrok dan rusaknya sistem politik demokrasi. Cukuplah jadi bukti, banyaknya pejabat politik, politisi dan kepala daerah yang merupakan produk langsung demokrasi, ramai-ramai terjerat korupsi. Bahkan begitu rusaknya sistem ini, siapapun yang masuk ke dalamnya, yang semula baik, akhirnya terseret juga.


MENARIK IBRAH
  1. Setiap penerapan sistem sekuler, yakni sistem yang tidak bersumber dari Allah SWT, Sang Pencipta manusia, kehidupan dan alam semesta, pasti akan menimbulkan kerusakan dan kerugian bagi umat manusia. Dikuasainya sumber daya kekayaan alam negeri ini oleh kekuatan asing, maraknya korupsi di seluruh sendi di seantero negeri, konflik horizontal yang tiada henti, kenakalan dan kriminalitas di kalangan remaja yang tumbuh di mana-mana adalah bukti nyata dari kerusakan dan kerugian itu. Ditambah dengan kedzaliman yang diderita umat di berbagai negara, serta sulitnya perubahan ke arah Islam dilakukan oleh karena dihambat oleh negara Barat yang tidak kehilangan kendali kontrol atas wilayah-wilayah di Dunia Islam, semestinya menyadarkan kita semua untuk bersegera kembali kepada jalan yang benar, yakni jalan yang diridhai oleh Allah SWT, dan meninggalkan semua bentuk sistem dan ideologi kufur, terutama kapitalisme yang nyata-nyata sangat merusak dan merugikan umat manusia. Allah telah mengingatkan : "Jika sekiranya penduduk negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami limpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya." (QS Al-A'raf (7): 96)
  2.  Demokrasi dalam teorinya adalah sistem yang memberikan ruang kepada kehendak rakyat. Tapi dalam kenyataannya negara-negara Barat tidak pernah membiarkan rakyat di negeri-negeri muslim membawa negaranya ke arah Islam. Mereka selalu berusaha agar sistem yang diterapkan tetaplah sistem sekuler meski dibolehkan dengan selubung Islam, serta penguasanya tetaplah mereka mau berkompromi dengan kepentingan Barat. Itulah yang terjadi saat ini di negeri ini, sebagaimana tampak dari proses legislasi di parlemen dan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah, khususnya di bidang ekonomi dan politik yang sangat pro terhadap kepentingan Barat. Cengkeraman Barat juga tampak di negeri-negeri muslim yang tengah bergolak seperti di Suriah, begitu juga di Mesir dan negara-negara lain di kawasan Timur Tengah. Kenyataan ini juga semestinya memberikan peringatan umat Islam untuk tidak mudah terkooptasi oleh kepentingan negara penjajah. Juga peringatan kepada penguasa dimanapun untuk menjalankan kekuasaannya dengan benar, penuh amanah demi tegaknya kebenaran Islam, bukan demi memperturutkan nafsu serakah kekuasaan dan kesetiaan pada negara penjajah.
  3. Bila kita ingin sungguh-sungguh lepas dari berbagai persoalan yang tengah membelit negeri ini seperti sebagiannya telah diuraikan di atas, maka kita harus memilih sistem yang baik dan pemimpin yang amanah. Sistem yang baik hanya mungkin datang dari Dzat yang Maha Baik, itulah syariah Islam dan pemimpin yang amanah adalah yang mau tunduk pada sistem yang baik itu. Di sinilah esensi seruan Selamatkan Indonesia dengan Syariah yang gencar diserukan oleh Hizbut Tahrir Indonesia.
      
  4. Karena itu, harus ada usaha sungguh-sungguh dengan penuh keikhlasan dan kesabaran serta kerjasama dari seluruh komponen umat Islam di negeri ini untuk menghentikan sekularisme dan menegakkan syariah dan khilafah. Hanya dengan sistem berdasar syariah yang dipimpin oleh seorang khalifah, Indonesia dan juga dunia, benar-benar bisa menjadi baik. Syariah adalah jalan satu-satunya untuk memberikan kebaikan dan kerahmatan Islam bagi seluruh alam semesta, sedemikian sehingga kedzaliman dan penjajahan bisa dihapuskan di muka bumi. Insya Allah.


(Sumber: Al Islam, Edisi 686, 24 Shafar 1435 H (27 Desember 2013 M)