Showing posts with label ayat. Show all posts
Showing posts with label ayat. Show all posts

Saturday, 15 October 2016

Islam disebarkan dengan PEDANG ?


Islam disebarkan dengan PEDANG ?

Malas baca? Lihat videonya di : https://youtu.be/8UT1qKR3_Bc

Benarkan islam desebarkan dengan pedang (kekerasan - penjajahan - penganiyayaan) ?
Menanggapi tuduhan kaum kafir bahwa agama islam disebarkan dengan pedang, maka perlu kiranya kita
mengkaji soalan tersebut dengan melihat kitab suci umat islam (Al Qur'an), karena "way of life" umat islam tentulah mengacu pada kitab tersebut.

Jika anda memiliki alquran baik yang berbahasa Arab, Inggris, Indonesia dll... cobalah cari satu ayat saja yang mengandung kata "pedang", maka anda tak akan menemukannya.  Tidak ada kata pedang dalam Al Quran.... Apalagi ayat yang menyuruh umat islam menggunakan pedang untuk menyebarkan agama Allah ini.

Namun jika anda membuka kitab Bible, maka anda akan banyak menemukan kata"pedang" di kitab tersebut. Coba lihat ayat berikut ini :

Keluaran 32:27 - Exodus 32:27 : Berkatalah ia kepada mereka: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Baiklah kamu masing-masing mengikatkan pedangnya pada pinggangnya dan berjalanlah kian ke mari melalui perkemahan itu dari pintu gerbang ke pintu gerbang, dan biarlah masing-masing membunuh saudaranya dan temannya dan tetangganya."

Imamat 26:33 - Leviticus 26:33 : Tetapi kamu akan Kuserakkan di antara bangsa-bangsa lain dan Aku akan menghunus pedang di belakang kamu, dan tanahmu akan menjadi tempat tandus dan kota-kotamu akan menjadi reruntuhan.

Ulangan 13:15 - Deuteronomy 13:15 : maka bunuhlah dengan mata pedang penduduk kota itu, dan tumpaslah dengan mata pedang kota itu serta segala isinya dan hewannya.

1 Raja Raja 19:10 - 1 Kings 19:10 : Jawabnya: "Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku."

Dan masih banyak lagi ayat-ayat yang menyinggung tentang"pedang" sekitar 395 ayat.
Yang lebih mengejutkan lagi apa yang dikatakan Yesus :

Matius 10:34 - Matthew 10:34 : Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan PEDANG.

Matius 10:35 - Matthew 10:35 : Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,


Nah marilah kita berpikir secara logis, siapakan yang sebenarnya menghunus pedang ?
Mari kita lihat sejarah...

- Siapa yang memulai perang dunia pertama? Apakah Muslim ?
- Siapa yang memulai perang dunia kedua? Apakah Muslim?
- Siapa yang menjatuhkan bom atom di Jepang? Apakah Muslim?
- Siapa yang membunuh lebih dari 100 juta jiwa Indian di Amerika Utara? Apakah Muslim?
- Siapa yang membunuh lebih dari 50 juta jiwa Indian di Amerika Selatan? Apakah Muslim?
- Siapa yang memperbudak 180 juta orang Afrika dan 88% tewas dan dibuang di lautan Atlantik?
  Apakah Muslim?
- Siapa yang menewaskan 20 juta Aborigin di Australia? Apakah Muslim?
- Siapa yang membantai rakyat Indonesia lebih dari 350 tahun? Apakah Muslim?
- Siapa yang membantai dan menjajah rakyat India? Apakah Muslim?
- Siapa yang membantai rakyat Vietnam? Apakah Muslim?
- Siapa yang membantai orang Yahudi di kamp pengungsian? Apakah Muslim?

 Dan hari ini anda akan melihat bahwa Muslim selalu menjadi korban.
 Lihatlah Burma, Yaman, Suriah, Irak, Afghanistan, Palestina, Iran, dan negara-negara Islam lainnya."


Mari kita obyektif dalam kehidupan global agar kesimpulan yg kita ambil juga obyektif !!!
Dalam SEJARAH dunia, Banyak Manusia yang Tidak Berdosa telah menjadi Korban Pembunuhan secara BRUTAL,  diantaranya Oleh :

1) "Hitler" -- Apakah Anda tahu siapa dia ?!! Dia adalah seorang Kristen, namun media tidak akan pernah memanggil dia dengan nama TERORIS Kristen
2) "Joseph Stalin disebut sebagai Paman Joe". Dia telah membunuh 20 juta manusia termasuk 14,5 juta yang mati kelaparan. Apakah dia seorang Muslim ??!! BUKAN !!!
3) "Mao Tse Tsung (Cina)" --- Dia telah membunuh 14-20 juta manusia. Apakah dia seorang Muslim ??!!
4) "Benito Mussolini (Italia)" --- Dia telah membunuh 400 ribu manusia. Apakah dia seorang Muslim ??!!
5) "Ashoka" Dalam Kalinga Pertempuran Dia telah membunuh 100 ribu manusia. Apakah dia seorang Muslim ??!!
6) Embargo yang dimasukkan oleh George Bush di Irak, 1/2 juta anak telah tewas di Irak saja !!!

Maka dari itu, seorang ahli sejarah bernama De Lacy O'Leary, dalam bukunya "Islam at The Crossroads", dia mengatakan " sejarah telah membuktikan bahwa legenda muslim fanatik telah menaklukkan dunia dan menyebarkan Islam dengan pedang, adalah MITOS TERHEBAT YANG PALING TIDAK MASUK AKAL YANG PERNAH DIULANG-ULANG OLEH PARA AHLI SEJARAH"

Bayangkan !!!














Al Quran surat Al Insaan (24) :
 Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antar mereka.


Wassalam, semoga bermanfaat.
--------------------------------------


Thursday, 1 October 2015

Ayat Injil yang SULIT Dipraktekkan


AYAT-AYAT INJIL YANG MUSTAHIL DIPRAKTEKKAN  



1. Hukum Sabat

Hari Sabat (sabtu) adalah hari tuhan yang harus dikuduskan. Pada hari itu setiap orang dilarang bekerja, dilarang memasang api di rumah (lampu, kompor, dan lain-lain) karena Sabat adalah hari perhentian penuh. Orang yang bekerja pada hari Sabtu harus dihukum mati (Keluaran 20:8-11, 31:15, 35:2-3). 
Ayat ini mustahil dipraktekan di jaman modern. Siapa yang sanggup mengamalkan? Siapa yang mau dibunuh apabila melanggar hukum Sabat?  

2. Bunuh orang kafir dan musyrik !! (Ulangan 13:6-9)  

Ayat ini memerintahkan kewajiban membunuh orang yang mengajak menyembah tuhan selain Allah. Ayat ini tidak bisa diterapkan. Buktinya umat Yahudi dan Kristen tidak pernah membunuh umat Hindu, Budha, Kong Hu Chu, dan lain-lain.  

3. Dilarang memakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan (Imamat 19:19) 
Bila ayat ini diamalkan, maka manusia akan kembali kepada jaman primitif, ketinggalan jaman, ketinggalan gaya dan tidak modernis.  

4. Cungkil mata yang menyesatkan orang untuk berbuat dosa (Matius 5:-29)
Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahil dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang Kristen menjadi buta.

5. Potong kaki dan tangan orang yang menyesatkan ke arah dosa (Matius l8:8-9) 
Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahil dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang kristen menjadi pincang dan buntung.

6. Dilarang melawan penjahat (Matius 5:39-44) 
Ayat ini mustahil dipraktekkan di masyarakat manapun. Bila ajaran ini diterapkan, maka menghancurkan tatanan sosial dan keamanan masyarakat. Apa jadinya di masyarakat apabila suatu kejahatan tidak dilawan? Tidak melawan kejahatan berarti mendukung kejahatan. Bila kejahatan tidak dilawan, berarti mendukung kejahatan. Bila kejahatan tidak dilawan, maka kriminalitas akan meningkat dan subur berkembang.

7. Kasihilah musuhmu (Lukas 6:27-29) 
Ajaran ini sangat menguntungkan penjajah.

8. Dilarang membawa perbekalan, dilarang membawa dua helai baju dan dilarang membawa kasur dalam perjalanan (Matius 10:9-10) 
Kenyataannya, umat Kristen sendiri tak ada yang bisa mengamalkan ayat ini.   


Wassalaam.

====================================================================

Apa itu Al Qur'an ?



Definisi  Al Qur'an


Lihat videonya di : https://youtu.be/uA7CcUpdcJU

Secara Bahasa Qara'a mempunyai arti mengumpulkan dan menghimpun, dan qiraah berarti menghimpun huruf-huruf dan kata-kata satu dengan yang lain dalam satu ucapan yang tersusun rapi. Quran pada mulanya seperti qiraah, yaitu masdar (infinitif) dari kata qara'a, qiraatan quranan. Allah SWT berfirman yang artinya, "Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya. Apabila Kami telah selesai membacakannya, maka ikutilah bacaannya itu." (Al-Qiyaamah: 17--18). 


Kata qur'anah (bacaannya) pada ayat di atas berarti qiraatuhu (bacaannya/cara membacanya). Jadi, kata itu adalah masdar menurut wazan (konjugasi) fu'lan dengan vokal u seperti ghufran dan syukran. Kita dapat mengatakan qara'tuhu, quran, qiraatan wa quranan, artinya sama saja. Di sini maqru' (apa yang dibaca) diberi nama quran (bacaan), yakni penamaan maf'ul dengan masdar.

Quran dikhususkan sebagai nama bagi kitab yang diturunkan kepada Muhammad saw. sehingga Quran menjadi nama khas bagi kitab itu, sebagai nama diri. Secara gabungan, kata itu dipakai untuk nama Quran secara keseluruhan, begitu juga untuk penamaan ayat-ayatnya. Maka, jika kita mendengar orang membaca ayat Quran, kita boleh mengatakan bahwa ia sedang membaca Alquran. "Dan, apabila dibacakan Quran, maka dengarlah dan perhatikanlah ...." (Al-A'raaf: 204).

Sebagian ulama menyebutkan bahwa penamaan kitab ini dengan nama Alquran di antara kitab-kitab Allah itu karena kitab ini mencakup inti dari kitab-kitab-Nya, bahkan mencakup inti dari semua ilmu. Hal itu diisyaratkan dalam firman-Nya yang artinya, "Dan, Kami turunkan kepadamu al-kitab (Quran) sebagai penjelasan bagi segala sesuatu." (An-Nahl: 89).

"Tiada Kami alpakan sesuatu pun di dalam al-kitab ini (Quran)." (Al-An'am: 38).

Sebagian ulama berpendapat bahwa kata Quran itu pada mulanya tidak berhamzah sebagai kata jadian. Mungkin karena ia dijadikan sebagai suatu nama bagi kalam yang diturunkan kepada Nabi saw. dan bukannya kata jadian dari qaraa atau mungkin juga karena ia berasal dari kata qarana asy-syai' bi asy-syai', yang berarti memperhubungkan sesuatu dengan yang lain atau juga berasal dari kata qaraain (saling berpasangan), karena ayat-ayatnya satu dengan yang lain saling menyerupai. Dengan demikian, huruf nun itu asli. Namun, pendapat ini masih diragukan, yang benar adalah pendapat yang pertama.


Secara Istilah Quran memang sukar diberi batasan-batasan dengan definisi-definisi logika yang mengelompokkan segala jenis, bagian-bagian, serta ketentuan-ketentuannya yang khusus: mempunyai genus, differentia, dan propium, sehingga definisi Quran memiliki batasan yang benar-benar kongkret. Definisi Alquran yang kongkret adalah menghadirkannya dalam pikiran atau dalam realita, misalnya kita menunjuk sebagai Quran kepada yang tertulis dalam mushaf atau terbaca dengan lisan. Untuk itu, kita katakan, "Quran adalah apa yang ada di antara dua buku," atau kita katakan juga, "Alquran adalah bismillaahir rahmaanir rahiim, alhamdulillaahi rabbil 'aalamiin … minal jinnati wannaas."  

Para ulama menyebutkan definisi Alquran yang mendekati maknanya dengan membedakan dari yang lain dengan menyebutkan bahwa Alquran adalah kalam atau firman Allah yang diturunkan kepada Muhammad saw. yang pembacaannya merupakan ibadah. Dalam definisi kalam merupakan kelompok jenis yang meliputi segala kalam. Dan, dengan menggabungkannya kepada Allah (kalamullah) berarti tidak termasuk semua kalam manusia, jin, dan malaikat.

Dan, dengan kata-kata yang diturunkan, maka tidak termasuk kalam Allah yang sudah khusus bagi milik-Nya. 

"Katakanlah, 'Sekiranya lautan menjadi tinta untuk menuliskan firman Rabku, akan habislah lautan sebelum firman Rabku habis ditulis, sekalipun Kami berikan tambahannya sebanyak itu pula." (Al-Kahfi: 109). 

"Dan, seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan lautan menjadi tinta, ditambahkan sesudahnya tujuh lautan lagi, niscaya kalam Allah tidak akan habis-habisnya." (Luqman: 27).

Dan, membatasi apa yang diturunkan itu hanya kepada Muhammad saw., tidak termasuk apa yang diturunkan kepada nabi-nabi sebelumnya, seperti Taurat, Injil, dll.

Adapun yang pembacaannya merupakan suatu ibadah mengecualikan hadis-hadis ahad dan hadis-hadis qudsi--bila kita berpendapat bahwa yang diturunkan Allah itu kata-katanya--sebab kata-kata pembacaannya sebagai ibadah, artinya perintah untuk membacanya di dalam salat dan lainnya sebagai suatu ibadah, sedangkan qiraat ahad dan hadis-hadis qudsi tidak demikian halnya.

----

Di antara kemurahan Allah terhadap manusia adalah Dia tidak saja memberikan sifat yang bersih yang dapat membimbing dan memberi petunjuk kepada mereka ke arah kebaikan, tetapi juga dari waktu ke waktu Dia mengutus seorang rasul kepada umat manusia dengan membawa kitab dari Allah, dan menyuruh mereka beribadah hanya kepada Allah saja, menyampaikan kabar gembira, dan memberikan peringatan agar menjadi bukti bagi manusia.

"(Mereka kami utus) selaku rasul-rasul pembawa berita gembira dan pemberi peringatan agar supaya tidak ada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (An Nisaa':165).

Perkembangan dan kemajuan berpikir manusia senantiasa disertai wahyu yang sesuai dan dapat memecahkan problematika yang dihadapi kaum setiap rasul, sampai perkembangan itu mengalami kematangannya. Allah menghendaki agar risalah Muhammad saw. muncul di dunia ini, maka diutuslah beliau saat manusia tengah mengalami kekosongan para rasul, untuk menyempurnakan "bangunan" saudara-saudara pendahulunya (para rasul) dengan syariatnya yang universal dan abadi, serta dengan kitab yang diturunkan kepadanya, yaitu Alquran.

Rasulullah saw. bersabda yang artinya, "Perumpamaan diriku dengan para nabi sebelumku adalah bagaikan orang yang membangun sebuah rumah. Ia kemudian membaikkan dan memperindah rumah itu, kecuali letak satu bata di sebuah sudutnya. Maka orang-orang pun mengelilingi rumah itu, mereka mengaguminya dan berkata, 'Seandainya bukan karena batu bata ini, tentulah rumah itu sudah sempurna.' Maka akulah batu bata itu, dan akulah penutup para nabi." (HR Muttafaqun 'Alaihi).

Alquran adalah risalah Allah kepada seluruh manusia. Banyak nas yang menunjukkan hal itu, baik di dalam Alquran maupun sunah. "Katakanlah, 'Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua ...." (Al-A'raaf: 158).

"Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Alquran) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam." (Al Furqaan: 1).

Rasulullah saw. bersabda, "Setiap nabi diutus kepada kaumnya secara khusus, sedang aku diutus kepada segenap umat manusia." (HR Bukhari Muslim).

Sesudah Muhammad saw. tidak akan ada lagi kerasulan lain. "Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah rasul Allah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (Al Ahzaab: 40). Maka, tidaklah aneh bila Alquran dapat memenuhi semua tuntutan kemanusiaan berdasarkan asas-asas pertama konsep agama samawi.

Dia telah mensyariatkan kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan Isa, yaitu 'Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah-belah tentangnya ...." (Asy Syuuraa: 13).

Rasulullah saw. juga telah menantang orang-orang Arab dengan Alquran, padahal Alquran diturunkan dengan bahasa mereka, dan mereka pun ahli dalam bahasa dan retorikanya. Namun, ternyata mereka tidak mampu membuat apa pun seperti Alquran, atau membuat sepuluh surat saja, bahkan satu surah pun seperti Alquran. Maka, terbuktilah kemukjizatan Alquran dan terbukti pula kerasulan Muhammad.

Allah juga menetapkan untuk menjaga Alquran dan menjaga pula penyampaiannya yang beruntun, sehingga tak ada penyimpangan atau perubahan apa pun. Tentang Jibril yang membawa Alquran didasarkan pada firman Allah yang artinya, "Dia dibawa turun oleh ar-ruh al-amin (Jibril)." (Asy Syu'araa: 193).

Dan, diantara sifat Alquran dan sifat orang yang diturunkan kepadanya Alquran adalah "Sesungguhnya Alquran itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril), yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai 'Arsy, yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya. Dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah sekali-kali orang yang gila. Dan sesungguhnya Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang. Dan Dia (Muhammad) bukanlah seorang yang bakhil untuk menerangkan yang gaib." (At Takwiir: 19--24).

"Sesungguhnya Alquran ini adalah bacaan yang sangat mulia, pada kitab yang terpelihara (Lauh Mahfuzh), tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan." (Al Waaqi'ah: 77--79).

Keistimewaan yang demikian ini tidak dimiliki oleh kitab-kitab yang terdahulu, karena kitab-kitab itu diperuntukkan bagi satu waktu tertentu. Maha Benar Allah dalam firman-Nya yang artinya, "Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan adz-dzikr (Alquran), dan sesungguhnya Kamilah yang benar-benar akan menjaganya." (Al Hijr: 9).

Risalah Alquran di samping ditujukan kepada manusia, juga kepada jin. K"Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Alquran, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan(nya) lalu mereka berkata, 'Diamlah kamu (untuk mendengarkannya).' Ketika pembacaan telah selesai, mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan. Mereka berkata, 'Hai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengarkan kitab (Alquran) yang telah diturunkan sesudah Musa yang membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya lagi memimpin kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus. Hai kaum kami, terimalah (seruan) orang yang menyeru kepada Allah dan berimanlah kepada-Nya ...'."(Al Ahqaf: 29--31). 



Dengan keistimewaan ini, Alquran memecahkan problematika manusia dalam berbagai segi kehidupan, baik rohani, jasmani, sosial, ekonomi maupun politik dengan solusi yang bijaksana. Karena, ia diturunkan oleh Yang Maha Bijaksana dan Maha Terpuji. Pada setiap problem itu Alquran meletakkan sentuhannya yang mujarab dengan dasar-dasar yang umum yang dapat dijadikan landasan untuk langkah-langkah manusia, dan yang sesuai pula buat setiap zaman. Dengan demikian, Alquran selalu memperoleh kelayakannya di setiap waktu dan tempat, karena Islam adalah agama yang abadi. Alangkah menariknya apa yang dikatakan oleh seorang juru dakwah abad ke-14 ini, "Islam adalah suatu sistem yang lengkap; ia dapat mengatasi segala gejala kehidupan. Ia adalah negara dan tanah air, atau pemerintah dan bangsa. Ia adalah moral dan potensi atau rahmat dan keadilan; ia adalah pengetahuan dan undang-undang atau ilmu dan keputusan. Ia adalah materi dan kekayaan, atau pendapatan dan kesejahteraan. Ia adalah jihad dan dakwah atau negara dan ideologi. Begitu pula, ia adalah akidah yang benar dan ibadah yang sah."

Manusia yang kini hati nuraninya tersiksa dan akhlaknya rusak tidak mempunyai pelindung lagi dari kejatuhannya ke jurang kehinaan selain Alquran. "... barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta." (Thaahaa: 123--124).

Kaum muslimin sendirilah yang membangun obor di tengah gelapnya sistem dan prinsip lain. Mereka harus menjauhkan diri dari segala kegemerlapan yang palsu. Mereka harus membimbing manusia yang kebingungan dengan Alquran sehingga terbimbing ke pantai keselamatan. Seperti halnya kaum muslimin dahulu mempunyai negara dengan melalui Alquran, maka tidak boleh tidak pada masa kini pun mereka harus memiliki bangsa dengan Alquran juga. 


Sumber: Studi Ilmu-Ilmu Quran , terjemahan dari Mabaahits fii 'Uluumil Qur'aan, Manna' Khaliil al-Qattaan. 


See also : 

Surat dari James - saudara Yesus : http://youtu.be/wUSRftbApZ0
tes kepalsuan Al Quran  : https://youtu.be/QS3uO2oVH0E
hijab bunda Maria bertuliskam bismillah  :  https://www.youtube.com/watch?v=oBev7HU6v3Q
Alquran mukjizat terbesar ? : https://www.youtube.com/watch?v=oS2hteZ3rqM

mengapa Kabah ada di mekkah : https://www.youtube.com/watch?v=fNNc3_gc6kA
nama Allah pada peta dunia : https://www.youtube.com/watch?v=bGUi2z7_eXw
nama Allah di langit ITS : https://www.youtube.com/watch?v=VsD2DmIXXKg
gelar HAJI ... bolehkah ? : https://www.youtube.com/watch?v=ccCrjnf8tfU
apakah jilbab hanya untuk muslimah ? : https://www.youtube.com/watch?v=SalbBy7UIFE
Yesus sembahyang menghadap kiblat : https://www.youtube.com/watch?v=qFU6a626l3U
pemurtadan umat islam di malam tahun baru : https://www.youtube.com/watch?v=ZLAX6wHM81k
Promised Land untuk Arab atau Yahudi ? : https://www.youtube.com/watch?v=ahHHnhaQZhk
syariat islam menguntungkan non muslim : https://www.youtube.com/watch?v=k7gpo9Ir_28
Alkitab bertuliskan bismillah : https://www.youtube.com/watch?v=n8VG6VZVeM4
ternyata Yesus bersyahadat : https://www.youtube.com/watch?v=QzCNugcvO3s
ilmu hitam dan perdukunan : https://www.youtube.com/watch?v=PVWh_IZ3diE
nama Muhammad dalam Taurat : https://www.youtube.com/watch?v=RBRmJFBcmbs

Relaxation - Morning Forest : https://www.youtube.com/watch?v=I4Dh_FyOLaI
suara jangkrik : http://youtu.be/u0O7RiCmxhM

sesaji halal atau haram? : https://www.youtube.com/watch?v=d7Uo0pvY62g
daging biawak halal atau haram ? :  https://www.youtube.com/watch?v=sQjzyZ3y8-k

lagu beatles permalukan pendeta : https://www.youtube.com/watch?v=V47IH1yF2-w

InsyaAllah juga diajarkan di Alkitab Injil : https://www.youtube.com/watch?v=RW-GQKddGbw


=====================================================

Saturday, 6 June 2015

kalimat "Insha Allah" juga ada di Injil

Injil mengajarkan kalimat "Insha Allah"



Insha Allah berarti Jika Allah menghendaki

Sebelum kita menyelami makna sebenar yang terkandung dalam kalimat “insha Allah”yang bererti jika Allah menghendaki,ada baiknya kita melihat terlebih dahulu melihatsejarah penggunaan kalimat ini.

Jika kita amati ayat-ayat Al-Qur’an, ternyata kalimat insya Allah telah digunakan oleh nabi-nabi terdahulu sebelum Nabi Muhammad.

Apabila Nabi Ibrahim menyampaikan perintah Allah untuk menyembelih Nabi Ismail, anak yang saleh ini berkata: “Wahai bapaku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu.  Insha Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang bersabar.”
(Quran surat Al-Saffat ayat 102).


Begitu juga ucapan Nabi Musa apabila beliau berjanji kepada Nabi Khaidir untuk patuh kepada semua arahannya sepanjang perjalanan menuntut ilmu. Nabi Musa berkata: “Insha Allah engkau akan mendapatiku sebagai orang yang bersabar, dan aku tidak akanmenentangmu dalam sesuatu urusanpun.”
(Quran surat Al-Kahfi ayat 69).


Kalimat ini kemudiannya diwariskan kepada Nabi Muhammad.Allah memerintahkan baginda untuk selalu mengucapkan insya Allah setiap kali berjanjiakan melakukan sesuatu.

Allah berfirman: “Dan jangan sekali-kali engkau (Muhammad) mengatakan:‘Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini esok’, kecuali (dengan menyebut): insha Allah...”
 (Quran surat Al-Kahfi ayat 23-24)


Ucapan insya Allah ini mencerminkan pengakuan atas kelemahan diri dan ketergantungankepada belas kasih Tuhannya agar selalu membantu dalam setiap keinginan dan niatannya.


Insya Allah lebih sesuai difahami sebagai kata-kata jaminan bahawa janji yang telahterucap akan akan terlaksana dengan baik. Sebab siapa yang berjanji dengan niatsungguh-sungguh untuk melaksanakannya, sambil menyerahkan perkara itu kepada Allah, bantuan dari Allah akan datang untuk mewujudkan janji tersebut.

Namun kalimat ini oleh sebagian orang termasuk umat muslim hanya dipakai oleh orang islam. Sesungguhnya kalimat ini juga diajarkan kepada umat lain seperti umat nasrani, bahkan tertulis dengan jelas di alkitab Injil. Perhatikan ayat berikut yg ada di injil.

Yakobus 4 ayat 15 : Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu."

Kisah Para Rasul 18 ayat 21 : Ia minta diri dan berkata: "Aku akan kembali kepada kamu, jika Allah menghendakinya." Lalu bertolaklah ia dari Efesus.


Nah jelaslah bahwa kalimat Insya Allah yang berarti jika Tuhan menghendaki, bukan milikumat isalm saja tetapi untuk semua umat beragama.


Semoga penjelasan ini bisa bermanfaat.

Allahuakbar.

----------------------------------------------------------------------------

Sunday, 9 February 2014

RAHASIA KEAJAIBAN KA'BAH

 

15 RAHASIA KEAJAIBAN KA'BAH YANG PERLU DIKETAHUI


Berikut 15 perkara merupakan keajaiban yang kurang diketahui  tentang struktur Kabah dari sudut sains :

1. Mekah adalah kawasan yang mempunyai graviti paling stabil.

2. Tekanan gravitinya tinggi, dan di situlah berpusatnya bunyi-bunyian yang membina yang tidak boleh didengar oleh telinga.

3. tekanan graviti yang tinggi memberi kesan langsung kepada sistem imun badan untuk bertindak sebagai pertahanan daripada segala serangan penyakit.

4. graviti tinggi = elektron ion negatif yang berkumpul di situ tinggi.

5. Apa yang diniatkan di hati adalah gema yang tidak boleh didengar tetapi boleh dikesan frekuensinya. Pengaruh elektron menyebabkan kekuatan dalaman.kembali tinggi, penuh bersemangat untuk melakukan ibadat, tidak ada sifat putus asa, mahu terus hidup, penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah.

6. Gelombang radio tidak boleh mengesan kedudukan Kaabah.

7. Malah teknologi satelit pun tidak boleh meneropong apa yang ada di dalam Kaabah. Frekuensi radio tidak mungkin dapat membaca apa-apa yang ada di dalam Kaabah kerana tekanan graviti yang tinggi.

8. Tempat yang paling tinggi tekanan gravitinya, mempunyai kandungan garam dan aliran anak sungai di bawah tanah yang banyak. Sebab itulah jika bersembahyang di Masjidilharam walaupun di tempat yang terbuka tanpa bumbung masih terasa sejuk.

9. Kaabah bukan sekadar bangunan hitam empat persegi tetapi satu tempat yang ajaib kerana di situ pemusatan tenaga, graviti, zon magnetisme sifar dan tempat yang paling dirahmati.

10. Tidur dengan posisi menghadap Kaabah secara automatik otak tengah akan terangsang sangat aktif hingga tulang belakang dan menghasilkan sel darah.

11. Pergerakan mengelilingi Kaabah arah lawan jam memberikan tenaga hayat secara semula jadi daripada alam semesta. semua yang ada di alam ini bergerak mengikut lawan jam, Allah telah tentukan hukumnya begitu.

12. Peredaran darah atau apa saja di dalam tubuh manusia mengikut lawan jam. Justeru dengan mengelilingi Kaabah mengikut lawan jam, bermakna peredaran darah di dalam badan meningkat dan sudah tentunya akan menambahkan tenaga. Sebab itulah orang yang berada di Mekah sentiasa bertenaga, sihat dan panjang umur.

13. Manakala bilangan tujuh itu adalah simbolik kepada tidak terhingga banyaknya. Angka tujuh itu membawa maksud tidak terhad atau terlalu banyak. Dengan melakukan tujuh kali pusingan sebenarnya kita mendapat ibadat yang tidak terhad jumlahnya.

14. Larangan memakai topi, songkok atau menutup kepala kerana rambut dan bulu roma (lelaki) adalah ibarat antena untuk menerima gelombang yang baik yang dipancarkan terus dari Kaabah. Sebab itu lah selepas melakukan haji kita seperti dilahirkan semula sebagai manusia baru kerana segala yang buruk telah ditarik keluar dan digantikan dengan nur atau cahaya yang baru.

15. Selepas selesai semua itu barulah bercukur atau tahalul. Tujuannya untuk melepaskan diri daripada pantang larang dalam ihram. Namun rahsia di sebaliknya adalah untuk membersihkan antena atau reseptor kita dari segala kekotoran supaya hanya gelombang yang baik saja akan diterima oleh tubuh.


"Semoga dengan serba sedikit perkongsian ini dapat memberikan kita manfaat bersama
إن شاء الله


(sumber) : http://cak-mamat.blogspot.com/2013/07/15-rahasia-keajaiban-kabah.html#sthash.rno2lWrl.dpuf